Arsip Blog

Rabu, 02 Desember 2009

cic AMBIL bumi, BUMI UPS TO THE LEVEL NEVER BEFORE IN 2009...

Rabu, 02/12/2009 00:00 WIB

Bumi tawarkan 5% saham baru kepada CIC
RUPSLB agendakan penambahan modal

oleh :

JAKARTA: PT Bumi Resources Tbk berencana untuk menerbitkan saham baru tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) 5% yang akan ditawarkan secara langsung kepada China Investment Corporation (CIC).



Perseroan berencana menerbitkan saham baru melalui HMETD sebanyak 19,4 miliar saham. Dari jumlah tersebut, saham yang akan ditawarkan ke CIC diperkirakan mencapai 970 juta saham.



Terkait itu, Bumi berencana untuk meminta persetujuan pemegang saham dalam rapat umum pemegang saham luar biasa yang akan digelar pada 7 Januari 2010. Manajemen Bumi secara resmi telah mengumumkan rencana penyelenggaraan RUPSLB tersebut pada Senin dalam keterbukaan informasinya kepada Bursa Efek Indonesia. Namun, informasi mengenai agenda rapat belum tersedia.



Corporate Secretary Bumi Dileep Srivastava mengakui soal adanya agenda rapat yang akan membahas rencana penambahan modal tanpa HMETD tersebut. Namun, dia menolak memerinci lebih jauh karena sedang dalam pembahasan dengan berbagai pihak.



"Ini sedang dalam proses. Mohon jangan berspekulasi. Agenda rapat akan diumumkan pada waktunya," ujarnya dalam pesan singkatnya, kemarin.



Dengan mengacu pada peraturan Bapepam-LK No. IX.D.4 tentang Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu, emiten atau perusahaan publik dapat menambah modal tanpa memberikan HMETD kepada pemegang saham sepanjang ditentukan dalam anggaran dasar. Hal itu dengan ketentuan jika dalam jangka waktu 3 tahun, penambahan modal tersebut sebanyak-banyaknya 5% dari modal disetor.



Revisi aturan



Peraturan ini sedang dibahas untuk direvisi sehingga disebutkan penambahan modal dinaikkan menjadi sebanyak-banyaknya 10% dari modal disetor. Dalam laporan keuangan per 30 Juni 2009, Bumi tercatat memiliki modal ditempatkan dan disetor yang terdiri dari 19,40 miliar saham bernilai US$1,40 miliar.



Dari jumlah modal tersebut, PT Bakrie & Brothers Tbk tercatat memiliki 15,78% saham.

Pemegang saham lainnya adalah JP Morgan Chase Bank Na Re Norbax Inc 2,99%,

The Northern Trust S/A AVFC 2,29%,

The Northern Trust Co LDN S/A Non Treaty 2,29%,

Bank of New York qq Vacheron Overseas Ltd 2,18%,

dan selebihnya merupakan saham beredar di publik total 74,47%.



Seorang eksekutif yang mengetahui persoalan ini mengatakan Bumi memilih penambahan modal tanpa HMETD karena menilai langkah ini sebagai cara terbaik untuk menghimpun dana ketimbang rights issue. "Tetapi itu bergantung pada harga. Harga premium bila dimungkinkan dapat menjadi pemanis bagi pemegang saham minoritas."



Dia mengatakan penambahan modal tanpa HMETD ini akan menjadi jalan bagi CIC untuk masuk menjadi pemegang saham langsung di Bumi setelah pada September mengucurkan pinjaman senilai US$1,90 miliar. Dia juga mengatakan harga saham baru yang diterbitkan Bumi akan berada pada kisaran Rp3.000-Rp3.500.



Dalam perkembangan lainnya, manajemen Bumi memaparkan telah mengantongi pembiayaan total US$3,17 miliar pada kurun waktu 4 bulan sejak Agustus. (pudji.lestari@bisnis.co.id)



Oleh Pudji Lestari

Bisnis Indonesia

bisnis.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Welcome All of You

Cari di Blog Ini