Arsip Blog

Kamis, 24 Desember 2009

bumi (yang kewalahan) cari KAWAN lagi ... 241209

Kamis, 24/12/2009 00:00 WIB

Bumi ajak Huaneng beli Berau Coal
Recapital Advisors jajaki reverse take over

oleh :

JAKARTA: PT Bumi Resources Tbk sedang bernegosiasi dengan Huaneng Power International dari China untuk masuk dalam struktur akuisisi hingga 90% saham induk perusahaan PT Berau Coal.



Seorang eksekutif yang mendengar informasi itu mengatakan dalam akuisisi induk perusahaan Berau Coal, penghasil batu bara terbesar kelima di Indonesia, Bumi menyediakan utang subordinasi US$300 juta kepada PT Bukit Mutiara, perusahaan yang dimiliki 99,6% oleh PT Recapital Advisors untuk membeli saham perusahaan induk Berau Coal senilai total US$1,48 miliar (setara dengan Rp14,06 triliun).



"Bumi bisa saja mengajak Huaneng untuk menjajaki peluang pembiayaan bersama dalam akuisisi induk perusahaan Berau Coal," tuturnya kepada Bisnis kemarin.



Huaneng sebelumnya menjadi salah satu calon pembeli perusahaan induk Berau Coal dengan dibantu PT Nomura Indonesia. Belakangan diketahui Huaneng mengundurkan diri.



"Bumi menawarkan peluang kerja sama strategis untuk masuk Berau Coal kepada Huaneng karena sebelumnya perusahaan China itu berminat mengakuisisi Berau. Namun, negosiasi masih berlangsung," katanya.



Sebanyak 51% saham Berau dimiliki oleh PT Armadian Tritunggal, perusahaan yang hampir seluruhnya dikuasai oleh Rizal melalui PT Risco, Rognar Holding B.V. memiliki 39% saham. Armadian juga memiliki 12,8% saham Rognar secara langsung. Nantinya, PT Risco membeli 87,2% saham Rognar melalui Winchester(Seychelles) dan Aries (Malta). (lihat ilustrasi).



Seiring dengan akuisisi Berau Coal, Recapital mengkaji kembali rencana penawaran saham perdana (initial public offering/IPO) Armadia.



Sumber Bisnis mengungkapkan Recapital menjajaki opsi reverse take over (pengambilalihan kembali) untuk meraih saham dari publik. Namun, kajian rencana reverse take over (upaya menjadi perusahaan terbuka dengan mengakuisisi perusahaan go public).



Namun, CEO Recapital Rosan Perkasa Roeslani ketika dikonfirmasi pada pekan lalu menolak memberikan penjelasan secara detail mengenai opsi tersebut ataupun skema transaksinya.



Semula, induk perusahaan Berau yaitu Armadian akan melepas 30% saham ke pasar dengan target dana hingga US$100 juta. Pemegang saham 51% perusahaan batu bara itu telah menunjuk Bahana Securities sebagai penjamin emisi perseroan.



Bisnis meminta konfirmasi ke Direktur Bahana Securities Eko Yuliantoro, tetapi yang bersangkutan tidak mengangkat telepon selulernya ketika dihubungi Bisnis, kemarin.



Raih pinjaman



Berau Coal meraih pinjaman senilai US$300 juta untuk membayar obligasi yang akan ditarik lebih cepat dari masa jatuh tempo pada 2011 menjadi Desember tahun ini.



Penarikan obligasi senilai US$225 juta yang diterbitkan pada 2006 dengan kupon 9,375% tersebut dilakukan sebagai syarat penyelesaian akuisisi Berau Coal oleh Recapital Advisors.



Penetapan bunga pinjaman mengacu ke London inter bank offered rate [Libor] ditambah dengan premium 475 basis poin untuk pinjaman yang mempunyai tenor 1 tahun. (munir.haikal@bisnis.co.id/wisnu.wijaya@bisnis.co.id)



Oleh M. Munir Haikal & Wisnu Wijaya

Bisnis Indonesia

bisnis.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Welcome All of You

Cari di Blog Ini