Arsip Blog

Jumat, 11 Desember 2009

bumi yang diocehin macem2 dah ... 111209

11/12/2009 - 06:42
Manfaatkan Aksi ‘Window Dressing’
IHSG: Beli BUMI dan TLKM
Natascha & Vina Ramitha

INILAH.COM, Jakarta – Pada Jumat (11/12) akhir pekan ini, penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih terbuka. Saham-saham yang akan melakukan window dressingseperti BUMI dan TLKM mendapat rekomendasi positif.
Analis Lautan Dana Sekuritas, Willy Sanjaya mengatakan, menjelang libur panjang akhir tahun, IHSG  masih berpotensi menguat ke 2.600, namun dengan transaksi yang makin menipis.

“Di bulan penutup tahun ini, para fund manager biasanya mengadakan selling program untuk menutupi january effect dan harus mengisi portofolio baru,” ujarnya kepada INILAH.COM, Kamis (10/12) petang.
Menurutnya, secara historis, pada Desember, banyak kegiatan fund manager untukrebalancing sheet. Beberapa mempercantik buku tahunan mereka dengan tujuan bermacam-macam. “Salah satunya untuk menutup kerugian di beberapa saham,” ujarnya.
Hal ini pun diperkirakan dapat mempengaruhi pergerakan indeks, mengingat beberapa fund manager banyak yang memiliki portfolio di kelompok Bakrie, terutama PT Bumi Resources (BUMI).

Namun, karena IHSG masih berada di level 2.500-an, banyak investor yang tak bisa keluar dari saham BUMI. “Sebab mereka memiliki banyak kepentingan untuk memperbaiki nilai buku aset mereka,” paparnya.
Willy pun menilai, ada kemungkinan saham kelompok Bakrie akan bergerak aktif menjelang tutup tahun, demi menaikkan indeks dan memuluskan kepentingan fund manager. Hal ini mengingat saham kelompok ini pernah mencapai level tertinggi di Rp8.800 pada 2008 silam.
Selain saham Bakrie, saham berkapitalisasi besar juga diperkirakan turut membantu penguatan indeks. Tujuannya sama, yakni mempercantik balance sheet para fund manager. “Penarikan saham big cap ini bisa terlihat dari naiknya harga saham PT Telekomunikasi Indonesia (TLKM),” imbuhnya.

Berdasarkan hal ini, Willy menyarankan investor memanfaatkan kondisi ini dengantrading pada emiten-emiten ini. “Saya rekomendasi beli untuk saham BUMI dan TLKM,” ujarnya.
Pada perdagangan Kamis (10/12), IHSG ditutup menguat 5,140 poin (0,21%) ke level 2.486,437. Perdagangan di Bursa Efek Indonesia sangat tipis, dengan volume transaksi sebesar 3,416 miliar lembar saham, senilai Rp 2,743 triliun dan frekuensi 64.427 kali. Sebanyak 87 saham naik, 81 saham turun dan 65 saham stagnan.
Beberapa emiten yang kemarin menguat antara lain PT Delta Djakarta (DLTA) naik Rp1.000 ke posisi Rp64.000, PT Gudang Garam (GGRM) menguat Rp600 ke Rp19.300, PT Telkom (TLKM) terangkat Rp 250 menjadi Rp 9.450, dan PT Astra International (ASII) naik Rp 150 menjadi Rp 33.250.

Demikian pula saham PT Indocement Tunggal Prakarsa (INTP) naik Rp150 menjadi Rp12.350, PT Bank Mandiri (BMRI) naik Rp50 menjadi Rp4.625, dan PT United Tractors ( UNTR) naik Rp50 menjadi Rp15.200.
Sedangkan emiten-emiten yang melemah antara lain PT Bukit Asam (PTBA) turun Rp 400 menjadi Rp 17.050, PT Goodyear (GDYR) melemah Rp200 ke posisi Rp8.700, PT Semen Gresik (SMGR) anjlok Rp100 menjadi Rp7.250, serta PT Astra Agro Lestari (AALI) terkoreksi Rp100 ke Rp23.700. [ast/mdr]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Welcome All of You

Cari di Blog Ini