Arsip Blog

Selasa, 15 Desember 2009

ANALIS PRO jadi BLOON di depan nasib BUMI...(9)

15/12/2009 - 09:58
Felix Sindhunata
Masalah Pajak Masih Tekan BUMI
INILAH.COM, Jakarta – Sentimen negatif tunggakan pajak PT Bumi Resources (BUMI) masih berlangsung. Alhasil, emiten tambang ini pun akan tertekan pada Selasa (15/12). Long term buy BUMI!

Pengamat pasar modal, Felix Sindhunata mengatakan, BUMI berpotensi melemah hari ini akibat sentimen negatif dari tudingan tunggakan pajak sebesar Rp2,1 triliun yang dilayangkan Dirjen Pajakakan. Meskipun persoalan ini belum mengganggu kinerja perseroan secara signifikan.

“Saham BUMI akan mengarah ke level support Rp2.250 dan Rp2.525 sebagai levelresistance-nya,” katanya kepada INILAH.COM, di Jakarta.
Pada perdagangan Senin (14/11), saham BUMI ditutup melemah Rp150 (5,82%) menjadi Rp2.425, dengan intraday Rp2.550 dan Rp2.425. Volume transaksi mencapai 336,9 juta unit saham, senilai Rp817,4 miliar dan frekuensi 9.597 kali. Berikut wawancara lengkapnya:

BUMI kemarin melemah Rp150 karena sentimen negatif dari tudingan tunggakan pajak. Apakah ini masih akan berlangsung hari ini?

Ya. BUMI berpotensi melemah karena tudingan tunggakan pajak sebesar Rp2,1 triliun yang dilayangkan oleh Dirjen Pajak masih menjadi sentimen negatif di pasar. Namun, ini hanya sentimen jangka pendek dan tidak akan berpengaruh negatif jangka panjang.

Berarti, masalah pajak ini tidak mengganggu kinerja perseroan?

Terhadap kinerja perseroan belum berpengaruh. Soal pajak hanya sentimen negatif sementara karena BUMI sendiri sudah membantahnya. Kecuali, jika perseroan mengakui tunggakannya dan akan membayarnya pada waktu tertentu. Baru ini akan menjadi sentimen negatif jangka panjang karena tunggakan itu akan masuk ke pembukuan. Akibatnya, tunggakan sebesar itu berpengaruh pada kinerja perusahaan dan ujung-ujungnya akan berpengaruh negatif ke valuasi sahamnya.

Karena perusahaan tidak mengakui, masih ada suatu ruang untuk pembicaraan lebih lanjut antara Direktorat Pajak dengan BUMI. Perseroan tidak mengakui, menandakan adanya perbedaan perhitungan. Sehingga, bisa diketahui di mana selisihnya. Pajak apa dan dari komponen apa, apakah penjualan atau royalti.

Tapi, yang namanya tunggakan, BUMI terutang. Selama BUMI belum mengakui sebagai terutang tunggakan pajak, tidak akan keluar dalam laporan keuangan. Pengaruhnya terhadap kinerja masih netral selama belum diakui oleh BUMI. Tapi, untuk sentimen kasus ini membuat saham BUMI turun hari ini.

Artinya, dari sisi fundamental BUMI tetap positif?

Ya. Prospek saham ini sangat baik. Bahkan menurut saya BUMI merupakan saham yang harus dimiliki oleh investor untuk masuk ke dalam portofolionya. Saham ini merupakan market driver. 30-35% pergerakan indeks dimotori oleh saham ini.

Bagaimana dengan sentimen market?

Sentimen dari market domestik terhadap BUMI bersifat netral. Karena itu, investor akan melihat ke faktor eksternal. Jika sentimen negatif dari soal tunggakan pajak BUMI masih menggelayuti, sementara sentimen eksternal positif, pengaruhnya akan netral. Kalau sentimen negatif dari tunggakan pajak diberi nilai 2 dan sentimen positif dari eksternal diberi 3, BUMI dipastikan positif hari ini. Karena itu, sentimen dari pajak bukan satu hal yang utama karena investor juga akan melihat faktor eksternal dan jangka panjang.

Bagaimana dengan pengaruh dari banyaknya pelaku pasar yang sudah libur cuti menjelang akhir tahun?

Ya, itu juga bisa jadi penyebab koreksi. Saat ini sudah memasuki minggu pendek perdagangan menjelang akhir tahun. Para investor sudah tidak terlalu aktif lagi di market. Buktinya, transaksi sangat minim. Jika sentimen dari regional memburuk, ditambah semakin tingginya suhu politik di dalam negeri, ruang untuk melemah sangat besar bagi BUMI. Bahkan, bukan hanya untuk BUMI, melainkan untuk market secara keseluruhan.

Lantas, apa rekomendasi Anda untuk BUMI?

Dengan besarnya peluang pelemahan BUMI hari ini, saya rekomendasikan ‘beli’ BUMI untuk jangka panjang (long term buy). BUMI merupakan saham yang karakternya cocok untuk semua kalangan investor.

Saya melihat BUMI memiliki prospek yang sangat baik di luar aksi korporasi apapun. Termasuk, di luar masalah pajak. Bagaimanapun penyelesaiannya, selama BUMI masih memiliki KPC dan Arutmin saham ini merupakan emiten yang sangat menarik. Dengan kapitalisasi transaksi hariannya yang sangat besar BUMI sangat oke.

Sedangkan hari ini, BUMI akan mengarah ke level support Rp2.250 dan Rp2.525 sebagai level resistance-nya. [jin/ast]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Welcome All of You

Cari di Blog Ini