Arsip Blog

Rabu, 09 Desember 2009

ANALIS PRO jadi BLOON di depan nasib BUMI...(7)

09/12/2009 - 10:00
Bayu Aji
Demo Korupsi, BUMI flat

INILAH.COM, Jakarta – Hari Antikorupsi se-Dunia diperkirakan mendorong saham PT Bumi Resources (BUMI), Rabu (9/12) bergerak flat. Rekomendasi Buy on weakness untuk BUMI.

Bayu Aji, analis dari First Asia Capital mengatakan pergerakan BUMI yang datar hari ini disebabkan aksi wait and see pelaku pasar terhadap BUMI, terkait demonstrasi besar-besaran dalam rangka hari Antikorupsi se-Dunia.

“BUMI akan bergerak pada kisaran support Rp2.300 dan Rp2.500 sebagai level resistance-nya,” katanya kepada Ahmad Munjin dari INILAH.COM, di Jakarta.

Pada perdagangan Selasa (8/12) kemarin, BUMI ditutup melemah Rp25 (1%) menjadi Rp2.475, dengan intraday Rp2.525 dan Rp2.425. Volume transaksi mencapai 118,8 juta unit saham senilai Rp292,5 miliar dan frekuensi 3.335 kali. Berikut wawancara lengkapnya:

Pada hari Antikorupsi se-Dunia, bagaimana pengaruhnya terhadap pergerakan saham BUMI?

Saya kira BUMI akan datar hari ini karena pelaku pasar akan wait and see, terkait aksi demonstrasi besar-besaran dalam rangka hari Antikorupsi se-Dunia. Di sisi lain, hingga kini belum ada sentimen positif dari aksi korporasi baru, yang bisa mendongkrak pergerakan harga BUMI secara signifikan.

Aksi demonstrasi hari ini malah bisa saja jadi peluang mengambil posisi beli. Saya memperkirakan profit taking tidak akan terjadi di market Indonesia. Karena, pelaku pasar saat ini sudah mulai selektif. Untuk profit taking masih banyak faktor yang perlu dipertimbangkan.

Akan bergerak di kisaran berapa?

Pada kisaran support Rp2.300 dan Rp2.500 sebagai level resistance-nya. Aksi demo memang akan menekan indeks termasuk BUMI, tapi tidak akan terlalu tajam karena investor sudah mengantisipasi hal itu. Karena itu, pergerakan BUMI cenderung flat pada kisaran harganya. Aksi beli juga belum ada dan tekanan jual pun tidak terlalu besar.

Pada sesi pertama bisa saja terjadi kepanikan sejenak, sehingga BUMI melemah. Namun, setelah pasar mengetahui situasi hari anti korupsi berjalan damai dan tidak terjadi masalah yang berarti akan kembali melakukan aksi beli sehingga BUMI kembali flat. Artinya, aksi beli tidak akan mampu mengangkat saham ini ke teritori positif.

Dari sisi sentimen market sendiri bagaimana?

Untuk IHSG ^JKSE ada kecenderungan menguat, jika investor yakin kondisi sudah aman. Pada perdagangan kemarin pun, indeks akhirnya menguat tipis setelah sempat melemah di sesi kedua. Sebaliknya, jika ternyata hari ini terjadi kerusuhan, pelaku pasar cenderung melakukan aksi beli di level bawah. Namun ini juga tergantung seberapa besar tekanan dari bursa luar. Kalau bursa luar dalam posisi flat tidak akan terlalu berpengaruh.

Bagaimana dengan pinjaman baru BUMI dari JP Morgan senilai US$150 juta?

Dari sisi aksi korporasi, BUMI sendiri saat ini kurang mengundang sentimen positif. Salah satunya berita mengenai perseroan yang kembali mendapatkan pinjaman dari JP Morgan senilai US$150 juta yang akan digunakan sebagai cadangan investasi. Ini tidak secara langsung menjadi momentum kenaikan BUMI hari ini. Pergerakan BUMI lebih terpengaruh oleh kondisi politik hari ini dari aksi demostrasi hari antikorupsi.

Pergerakan BUMI yang datar juga karena masih menunggu Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dari grupnya akhir bulan ini. RUPS akan membawa sentimen bagi saham grupnya termasuk BUMI. PT Energi Mega Persada (ENRG) dan PT Darma Henwa (DEWA) direncanakan akhir bulan ini. Sedangkan untuk BUMI sendiri direncanakan awal Januari 2010. Itu akan menjadi momentum penguatan BUMI.

Melalui RUPS investor akan mendapat kepastian terkait aksi korporasi yang telah dilakukan dan rencana di 2010 sehingga bisa menentukan posisi. Untuk saat ini justru flat karena juga menunggu RUPS itu.

Lantas, apa rekomendasi Anda?

Saya rekomendasikan buy on weakness untuk BUMI. [jin/ast]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Welcome All of You

Cari di Blog Ini