Arsip Blog

Kamis, 19 November 2009

sinetron badut: THE SHOW MUST GO ON... forever (2)

Terkait Divestasi Newmont Nusa Tenggara
BEI Seharusnya Hentikan Perdagangan Saham Bumi
Rabu, 18 2009 20:35 WIB 130 Dibaca | 0 Komentar
JAKARTA--MI: Bursa Efek Indonesia (BEI) seharusnya menghentikan sementara (suspend) perdagangan saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI). Pasalnya, belum terdapat kejelasan informasi mengenai aksi transfer dana US$ 391 juta untuk akuisisi 10% saham PT Newmont Nusa Tenggara (NNT).

"Kenapa gak BEI suspend saja saham Bumi karena ada ketidakpastian informasi soal transfer dana itu? BEI terlalu lunak pada Bumi," ujar pengamat pasar modal Yanuar Rizky ketika dihubungi Media Indonesia, Rabu (18/11).

Menurut Yanuar, ketidakpastian informasi mengenai transfer dana sebesar US$391 juta tersebut, ditambah dengan belum adanya klarifikasi resmi manajemen BUMI kepada BEI maupun publik, telah seharusnya telah sesuai dengan Standard Operation Procedure (SOP) BEI untuk men-suspend perdagangan saham BUMI.

Lagipula, ia melanjutkan, seharusnya Bapepam selaku intitusi pengawas pemerintah tidak menutup mata terhadap aksi korporasi BUMI. "Untuk bayar US$391 juta itu darimana uangnya? Mereka saja kerjanya gali lubang tutup lubang, utang sana-sini. Apalagi mereka utang dalam dolar. Yang nanggung volatilitasnya kan bangsa ini," tegas Yanuar. (*/OL-03)

Pembelian Saham Newmont
Bumi Resources Tegaskan Miliki Kondisi Keuangan Sehat
Rabu, 18 2009 21:15 WIB 107 Dibaca | 0 Komentar
JAKARTA--MI: PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) memiliki kondisi keuangan yang sehat untuk mengambil alih 10% saham PT Newmont Nusa Tenggara. Hal tersebut diungkapkan Senior Vice President Investor Relations BUMI Dileep Srivastava, Rabu (18/11).

Dileep pun menolak untuk memberikan informasi apapun mengenai pembelian saham Newmont karena terikat peraturan yang berlaku. "Untuk NNT, media memberitakan info yang didapat dari pihak lain. Kami belum bisa memberikan info apapun," ungkapnya.

Menurut Dileep, kondisi keuangan BUMI selalu sehat dan semakin kuat setiap tahunnya. "Saya tidak tahu dasar anda menyatakan BUMI dalam masalah keuangan," tegasnya. Ia pun menyatakan bahwa masalah pemegang saham jangan disamakan dengan masalah BUMI. (*/OL-03)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Welcome All of You

Cari di Blog Ini