Arsip Blog

Sabtu, 21 November 2009

sinetron badut: bumi disalip, NGEGAP DONK ... 211109

Pukuafu Indah Akui Beli 17% Saham Newmont
"Kami sudah bayar lunas melalui dana pinjaman dari BNP Paribas dan Bank Nomura."
SABTU, 21 NOVEMBER 2009, 00:09 WIB
Antique, Ferial

Kegiatan penambangan tembaga dan emas PT Newmont Nusa Tenggara (VIVAnews/Hadi Suprapto)
BERITA TERKAIT
Surat Pengunduran Antam Tak Perlu Lagi
Beli Newmont, Bumi Diminta Jelaskan ke Publik
Bumi Tak Tanggung Kewajiban Multi Daerah
BUMN Masih Usaha Agar Antam Ambil Newmont
Antam Pastikan Mundur Beli Saham Newmont
Web Tools

VIVAnews - PT Pukuafu Indah (PTPI), pemilik 20 persen saham PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) mengaku sudah membeli saham divestasi 2006 sampai 2008 sebesar 17 persen dengan harga US$649 juta.

"Kami sudah bayar lunas melalui dana pinjaman dari BNP Paribas dan Bank Nomura," ujar Presiden Komisaris PTPI Jusuf Merukh di Hotel Dharmawangsa, Bimasena Jakarta, Jumat, 20 November 2009.

Menurut dia, untuk harga saham divestasi 2006 telah dibeli dengan harga US$109 juta, 2007 US$282 dan 2008 US$258 juta. Pembelian tersebut ditandatangani Newmont Indonesia Limited (NIL), Nusa Tenggara Minning Corporation (NTMC), dan PTPI sebagai pemegang saham NNT.

"Untuk 2006 dan 2007 belum mendapat ijin resmi dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) serta Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM),jadi SPA nya tidak bisa jalan, 2008 SPA nya sudah resmi," kata dia.

Dia menyesalkan, penjualan saham divestasi 2006 sampai 2008 kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Nusa Tenggara Barat (NTB) yang merupakan keputusan abitrase 31 Maret 2008. "Sebenarnya proses abitrase itu tidak ada, karena proses divestasi 2006 sampai 2008 sudah selesai,"tuturnya.

antique.putra@vivanews.com

• VIVAnews

Pukuafu Tampik Rayuan Bakrie
20 November 2009 | 21:52 WIB
Egenius Soda
egen@majalahtambang.com

Jakarta-TAMBANG. Jusuf Merukh, Komisaris Utama PT. Pukuafu Indah mengatakan telah menolak keinginan pihak Bakrie untuk bermitra dan menjadi operator ditambang Newmont. Penolakan tersebut disampaikan Jusuf Menurkh saat bertemu pihak Bakrie di Hotel Ritz Charlton beberapa bulan lalu.

“Yach saya pernah bertemu pihak bakrie tiga atau empat bulan lalu untuk membicarakan kemitraannya sehingga bisa menjadi operator tambang di PT. Newmont Nusa Tenggara,”tandas Jusuf dalam Konferensi Pers, di Hotel Darmawangsa, Jakarta, 20 November 2009.

Disebutkan dalam pertemuan yang diadakan di Hotel Ritz Chalton, Kunigan tersebut mulanya membicarakan tentang saham divestasi 31%. Pihak Bakrie menyatakan bahwa mereka akan ditunjuk Pemerintah sebagai pemegang sah dari 31% saham divestasi newmont.

“Dia tanya tentang 31% saham divestasi Newmont dan kita katakan bahwa itu sudah punya kita. Tetapi katanya Pemerintah akan menyerahkan itu ke pihak Bakrie. Silahkan saja jika sudah punya surat resmi dari Pemerintah bahwa 31% tersebut milik anda silahkan datang,”tandas Jusuf.

Jusuf pun melanjutkan bahwa pihak Bakrie juga menawarkan kepada Pukuafu untuk bergabung sehingga bisa menjadi operator di tambang tembaga tersebut. “Dia mengajak supaya kita bergabung nasional untuk operasikan tambang Newmont, that’s fine, tapi tunjukan dulu bahwa 31% itu punya anda,” tandas Jusuf.

Pertemuan tersebut kemudian dilanjutkan di Singapura beberapa waktu lalu. Dalam pertemuan tersebut ada enam butir permitaan dukungan dari pihak Bakrie kepada PT. Pukuafu Indah. Akan tetapi keenam butir permintaan tersebut ditolak oleh pihak PT. Pukuafu Indah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Welcome All of You

Cari di Blog Ini