Arsip Blog

Jumat, 20 November 2009

ANALIS PRO jadi BLOON di depan nasib BUMI...(5)

20/11/2009 - 09:20
Betrand Raynaldi
‘Buy on Weakness’ untuk BUMI!

Betrand Raynaldi
INILAH.COM, Jakarta – Seiring aksi profit taking akhir pekan dan minimnya sentimen positif, saham PT Bumi Resources (BUMI), Jumat (20/11) diprediksikan melemah terbatas. Buy on weakness BUMI!

Betrand Raynaldi, analis Panca Global Securities mengatakan, BUMI akan terkoreksi pada perdagangan akhir pekan ini. Selain karena faktor aksi ambil untung, pelemahan emiten ini juga dipicu memburuknya bursa regional.

“BUMI akan mengarah ke level support Rp2.450 dan Rp2.800 sebagai resitance-nya,” katanya kepada Ahmad Munjin dari INILAH.COM, di Jakarta. “Saya rekomendasikan buy on weakness untuk BUMI di level Rp2.400-2.450.”

Pada perdagangan Kamis (19/11), saham BUMI ditutup stagnan pada level Rp2.625, dengan intraday Rp2.675 dan Rp2.575. Volume transaksi mencapai 220,6 juta unit saham senilai Rp579,7 miliar dan frekuensi 5.999 kali. Berikut wawancara lengkapnya.

Bagaimana pergerakan BUMI akhir pekan ini?

BUMI saya kira akan melemah tipis karena kecenderungan aksi profit taking jangka pendek di akhir pekan. Namun, ini hanya karena faktor teknikal. Aksi ambil untung ini tidak akan membuat saham ini melemah tajam karena masih minimnya sentimen. Peluang koreksi teknis ini juga seiring potensi pelemahan bursa regional.

Akan bergerak di kisaran berapa?

BUMI akan mengarah ke level support Rp2.450 dan Rp2.800 sebagai resitance-nya. Saya rekomendasikan buy on weakness untuk BUMI di level Rp2.400-2.450.

Apakah sentimen PT Antam (ANTM) yang mundur dari konsorsium divestasi saham PT Newmont Nusa Tengara (NNT), tidak mampu mengangkat BUMI?

Menurut saya pengaruhnya netral karena hal itu sudah diserap oleh pasar. Selain itu, jika dilihat secara teliti, divestasi itu sebenarnya tidak terlalu menguntungkan BUMI. Salah satu pemilik saham PT Multi Daerah Bersaing (MDB) adalah PT Multicapital yang pembagiannya fifty-fifty (50:50).

Di sisi lain, kepemilikan BUMI di Multicapital hanya 5%. Memang pada mulanya konsorsium itu disebut-sebut sebagai konsorsium BUMI. Tapi belakangan menjadi konsorsium PT Bakrie Capital karena kepemilikan sahamnya di Multicapital 95%.

Kalau sekarang, anggap saja BUMI sepenuhnya berada di balik Multicapital. Artinya, Multicapital mendapatkan 24% divestasi saham Newmont. Sebanyak 14% jatah Antam dilimpahkan ke Multicapital yang sudah memiliki 10%. Karena pembagian sebelumnya Multicapital dengan MDB 50:50, BUMI melalui Multicapital, hanya mendapatkan 12%. Yang 12% sisanya untuk pemda.

Masalah di arus kas BUMI juga?

Ya. Sebelumnya dikabarkan, BUMI terlebih dahulu akan menalangi kewajiban Pemda. Namun belum ada kepastian, apakah akan diganti atau tidak. Karena itu, BUMI akan bermasalah dengan cost of fund. BUMI sudah membayar US$391 juta untuk divetasi 10% saham Newmont sebelumnya. Senilai US$496 juta untuk 14% saham Newmont yang sekarang. Persoalannya, BUMI mendapatkan dana dari mana dan cost of fund-nya berapa.

Apakah divestasi Newmont menambah nilai bagi BUMI?

Divestasi Newmont tidak memberikan nilai tambah bagi BUMI. Pada saat BUMI mengeluarkan obligasi senilai US$500 juta pun, cost of fund-nya sangat mahal 12%. Sedangkan return of investment di Newmont belum tentu menjanjikan.

Jika return-nya hanya 13%, BUMI tidak justify apabila meminjam dengan bunga 12% sementara RoI hanya 13%. Padahal investasi merupakah hal yang bersifat naik turun, sementara pinjaman suatu hal yang harus bayar pasti.

Bagaimana seharusnya BUMI menggunakan dana itu?

BUMI kan sudah memiliki PT Fajar Bumi Sakti (FBS) dan Herald. Seharusnya pinjaman BUMI digunakan untuk mengembangkan kedua perusahaan itu. BUMI saat ini terus menerus mengakuisisi tanpa pernah mengembangkannya. Karena itu, ini tidak terlalu menguntungkan BUMI.

Yang diuntungkan divestasi Newmont adalah PT Darma Henwa (DEWA) anak usaha BUMI. Karena, melalui Multicapital, BUMI bisa meminta DEWA untuk menjadi kontraktor pertambangan di Newmont. Karena itu dua hari terakhir saham DEWA menguat terus. [ast]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Welcome All of You

Cari di Blog Ini