Arsip Blog

Rabu, 18 November 2009

bumi semakin MENDAKI untuk MENGGAPAI CITA2 sebagai #1 di tambang...

Beli Newmont, Strategi Bumi Kembangkan Bisnis
Pembelian saham divestasi Newmont Nusa Tenggara akan meningkatkan bisnis tembaga dan emas.
RABU, 18 NOVEMBER 2009, 14:56 WIB
Arinto Tri Wibowo, Nerisa

ilustrasi mesin pertambangan
BERITA TERKAIT
Produksi Batu Bara Bumi Diprediksi Naik 17,5%
Bumi Akan Tawar Lagi Saham Herald AUS$ 0,93
Investasi Bumi di Herald Mulai Januari 2010
Bumi Investasi US$ 211 Juta di Proyek Herald
Bumi Penjamin Pinjaman CIC US$ 1,9 Miliar
Web Tools

VIVAnews - PT Bumi Resources Tbk (BUMI) berharap pembelian saham divestasi PT Newmont Nusa Tenggara akan meningkatkan bisnis perusahaan di industri pertambangan tembaga dan emas. Penyertaan saham tersebut dilakukan Bumi Resources melalui PT Multicapital.

"Penyertaan saham di Newmont merupakan upaya strategis kami meningkatkan kontribusi tembaga dan emas," kata Senior Vice President Investor Relations Bumi Resources Dileep Srivastava kepada VIVAnews, di Jakarta, Rabu 18 November 2009.

Dileep menjelaskan, pihaknya mendukung upaya Multicapital bersama PT Daerah Maju Bersaing, perusahaan bentukan tiga pemerintah daerah di Nusa Tenggara Barat, yakni Pemerintah Provinsi NTB, Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat, dan Pemerintah Kabupaten Sumbawa.

Bumi menilai Newmont sebagai aset yang kompetitif dan akan meningkatkan nilai bagi pemegang saham perusahaan dan Multicapital.

Selain itu, menurut Dileep, Multicapital bersama Daerah Maju Bersaing memberi citra positif bagi iklim investasi di dalam negeri. Kedua perusahaan nasional itu mampu membeli saham perusahaan asing yang beroperasi dan mengeksplorasi kekayaan alam di Tanah Air.

Disinggung mengenai bentuk dukungan Bumi pada pembelian saham Newmont tersebut, Dileep enggan menjelaskan. Termasuk investasi yang akan digelontorkan Bumi kepada Multicapital.

"Sebagai perusahaan terbuka, kami akan menyampaikan keterbukaan informasi secepatnya," ujarnya.

Dileep mengakui, pihaknya belum akan menambah penyertaan saham di Multicapital. Bumi hingga kini hanya memiliki lima persen saham pada Multicapital.

"Namun, Bumi berpotensi memperbanyak penyertaan sahamnya pada tiap aset yang dinilai potensial," ujar dia.

arinto.wibowo@vivanews.com

• VIVAnews
BUMI Talangi Multi Capital Bayar Newmont USD 391 Juta
16 November 2009 | 16:35 WIB

Presiden Direktur PT NNT Martiono Hadianto
saat memberikan keterangan dalam media
briefing di Jakarta 16 November 2009.
Egenius Soda
egen@majalahtambang.com

Jakarta – TAMBANG. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) akhirnya mengambil alih menjadi penyelamat anak perusahaannya, PT Multi Capital, membayar 10% saham divestasi PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) sebesar USD 391 juta. Namun kepastian pembayaran itu baru bisa dibuktikan pukul 21.00 WIB (jam sembilan malam). Karena yang baru diterima pihak Newmont pada Senin sore, 16 November 2009, adalah salinan surat perintah pembayaran dari PT Multi Daerah Bersaing (MDB) kepada banknya, untuk mentransfer dana ke rekening dua pemegang saham PT NNT.

Adanya surat perintah pembayaran tersebut, diungkapkan Presiden Direktur PT NNT Martiono Hadianto, dalam media breefing di Jakarta, Senin sore. Fax salinan surat perintah pembayaran itu diterima pihak Newmont pada pukul 15.05 WIB.

Martiono mengatakan, pembayaran itu baru dianggap sah jika sudah ada bukti bahwa benar ada pengalihan rekening ke dua pemegang saham PT NNT. “Kita baru bisa tahu dana itu benar ditransfer ke rekening di New York pukul 21.00 WIB, atau pukul 09.00 pagi waktu New York,” ujarnya. Saat salinan surat perintah bayar diterima Newmont, di New York masih pukul 03.00 dini hari.

Jika benar sudah ada pembayaran, maka keesokan harinya yakni Selasa, 17 November 2009, proses dilanjutkan dengan transfer saham. Dengan begitu maka proses jual beli selesai. Dari merek transfer diketahui, pembayaran dilakukan oleh PT Bumi Resources Tbk dari Bank Mandiri di Singapura ke New York.

Jika benar ada pembayaran, maka proses transfer saham hingga tuntas berjalan sekitar satu minggu. Tapi kalau tidak, maka MDB dinyatakan terlambat dan akan dikenakan denda sebesar 18% per tahun dari jumlah yang harus dibayar sebesar USD 391 juta. Sampai berita ini diturunkan, pihak BUMI yang dihubungi Majalah TAMBANG belum mengkonfirmasi, beberapa lainnya mengaku belum tahu.

Seperti diketahui, pada Jumat, 6 November 2009 lalu, telah dilakukan penandatanganan SPA 10% saham divestasi PT NNT di Jakarta, oleh Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) M Zainul Majdi, Direktur PT MDB Y.A. Didik Cahyanto, wakil Newmont Indonesia Ltd (NIL) Alan Blanc, dan Executive Vice President Nusa Tenggara Mining Corp (NTMC) Toru Tokuhisa.

Disepakati bahwa 10% saham PT NNT didivestasikan kepada tiga Pemerintah Daerah (Pemda) yakni Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB, Pemeritah Kabupaten Sumbawa (KS), dan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB).

Untuk pembelian saham itu, tiga pemda telah membentuk perusahaan patungan PT Daerah Maju Bersaing (DMB), dan menunjuk PT Multicapital Indonesia sebagai mitra penyandang dana. PT DMB dan Multicapital kemudian membentuk konsorsium melalui PT Multi Daerah Bersaing (MDB).

PT Multicapital merupakan anak perusahaan PT Bakrie Capital Indonesia. Di dalamnya penyertaan saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) hanya 5%.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Welcome All of You

Cari di Blog Ini