Arsip Blog

Selasa, 17 November 2009

rumor e-trading: NEW PARTNER @ bumi

BUMI : Shin Kong Beraliansi Dengan BUMI

Shim Kong Wedbus, perusahaan investasi asal Taiwan membentuk aliansi strategis dengan Bumi Resources. Shin Kong berniat membiayai ekspansi Bumi di sektor pertambangan. Shin Kong akan memfasilitasi dan membantu kebutuhan pembiayaan Bumi.


... bisnis.com :

Selasa, 17/11/2009 07:51 WIB

Pasar cermati transaksi BUMI atas Newmont

oleh : Sylviana Pravita R.K.N.

JAKARTA (bisnis.com): Pasar hari ini akan mencermati akuisisi BUMI melalui PT Multi Daerah Bersaing terhadap PT Newmont Nusa Tenggara, meski demikian saham-saham sektor komoditas hari ini diproyeksikan akan melanjutkan menjadi penopang indeks. BUMI, PTBA, ITMG, ADRO, AALI dan UNSP direkomendasikan pada perdagangan saham hari ini.

Kepala riset PT Paramitra Sekuritas Pardomuan Sihombing mengatakan kenaikan indeks Dow Jones dan saham-saham komoditas pada perdagangan saham kemarin menjadi sentimen positif bagi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini. IHSG diproyeksikan bergerak positif pada kisaran 2.400-2.500.

Adapun, Dow Jones Industrial Average melompat 136,49 poin (1,33%) menjadi 10.406,96 pada penutupan perdagangan Senin. Rekor tersebut tertinggi baru dalam 13 bulan untuk blue chip.
Saham-saham di sektor consumer, seperti UNVR dan INDF, serta di sektor perbankan, yaitu BBRI, BMRI dan BBCA masih akan melanjutkan kenaikan sahamnya pada hari ini.

"Saham-saham komoditas pada hari ini masih bisa naik seperti kemarin. Kewmarin, saham-saham komoditas jadi penopang indeks. Hari ini, saham-saham di sektor pertambangan dan perkebunan, yaitu PTBA, ITMG, ADRO, AALI dan UNSP masih akan berlanjut. Selain, itu, pasar juga mencermati aksi korporasi BUMI," kata Pardomuan kepada bisnis.com, pagi ini.

Adapun, seperti diberitakan Grup Bakrie melalui anak perusahaannya MDB akhirnya menuntaskan transaksi 10% saham PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) senilai US$391 juta.

Aksi korporasi BUMI yang masuk lewat MDB itu akan dicermati pasar hari ini. Pasar akan mencari tahu apakah dana guna mengakuisisi Newmont itu berasal dari ekuiotas atau utang baru. Pelaku pasar juga ingin mengetahui berapa bunga yang harus ditanggung BUMI terkait dengan aksi korporasi itu.

"Kemarin, pelaku pasar menyambut positif kabar bahwa BUMI sudah menyetor dana ke Newmont. Tapi, kenaikan harga saham BUMI sudah terjadi beberapa hari terakhir. Hari ini, pasar masih akan mencermati soal cost of fund guna mengakuisisi Newmont. Jadi, pemodal tetap harus berhati-hati, karena pasar masih volatile," kata Pardomuan.

Sementara itu, Bisnis Indonesia memberitakan pemerintah kembali akan mempertemukan Pemda Nusa Tenggara Barat dan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) untuk membahas kembali pembagian porsi 14% saham perusahaan pemilik tambang Batu Hijau Rabu pekan ini.

Proses transaksi saham hak pemerintah pusat itu diharapkan tuntas sebelum 23 November.

Presdir NNT Martiono Hadianto membenarkan pihak MDB telah menunjukkan bukti perintah transfer dari Bumi Resources kepada Bank Mandiri Singapura senilai US$391 juta pada pukul 15.05 WIB atau pukul 03.00 waktu New York.

"Itu masih dalam bentuk bukti perintah transfer. Dalam ketentuan di SPA [sales and purchase agreement], bukti itu dinyatakan bayar bila dananya sudah diterima di rekening NIL dan NTMC. Jadi kami [Newmont] masih menunggu konfirmasi dari City Bank New York hingga pukul 20.00 WIB dan Mitsui Bank Tokyo hingga pukul 07.00 WIB besok [hari ini]," ujar Martiono.

Proses transaksi antara MDB dan Newmont untuk divestasi 2006-2007 berlangsung cukup dramatis itu dimulai ketika kuasa hukum perusahaan patungan Pemda Nusa Tenggara Barat dan PT Multi Capital Indonesia (Bakrie) dari Aji Wijaya, Sunarto, Yudo & Co mendatangi kantor Newmont di kawasan Mega Kuningan, Jakarta pukul 13.00 WIB.

Setelah proses verifikasi semua berkas untuk kepentingan transaksi tuntas, kuasa hukum MDB itu kemudian menyerahkan bukti surat perintah Bumi Resources kepada Bank Mandiri Singapura untuk membayarkan saham senilai US$391 juta kepada rekening pemegang saham Newmont.

Rekening Newmont Indonesia Limited (NIL) melalui City Bank New York dan Nusa Tenggara Mining Corp (NTMC), grup Sumitomo, melalui Mitsui Bank Tokyo.

Tepat pada pukul 21.45 WIB, Newmont menyatakan dana dari Bumi itu telah masuk ke rekening mereka. Dari total pembayaran senilai US$391 juta itu, NIL akan mendapatkan porsi dana sebesar 56%, sedangkan sisanya 44% masuk ke rekening NTMC.

Berkaitan dengan sumber pendanaan Bakrie yang berasal dari Bumi Resources, Martiono tidak mempersoalkannya. "Dalam putusan arbitrase kan sudah jelas, baik Newmont maupun pemerintah tidak perlu tahu soal dana pembeliannya dari mana. Kami patuh dengan itu."

"Alhamdulillah, MDB [Multi Daerah Bersaing] resmi sebagai pemegang saham Newmont. Surat-surat saham juga telah resmi diterima MDB," ujar Dirut PT Daerah Maju Bersaing-perusda milik Pemda NTB Andy Hadianto. Dia juga menginformasikan dana dari Bumi telah masuk ke rekening pemegang saham Newmont.
bisnis.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Welcome All of You

Cari di Blog Ini