Arsip Blog

Rabu, 18 November 2009

ANALIS PRO: 301209 BUMI @3500...(5)

18/11/2009 - 09:40
Ukie Jaya Mahendra
BUMI Rp3.500 di Akhir Tahun

Ukie Jaya Mahendra
INILAH.COM, Jakarta – Merebaknya sentimen positif, diyakini akan mengangkat saham PT Bumi Resources (BUMI), pada Rabu (18/11). Rekomendasi ‘akumulasi beli’ dengan target Rp3.500 hingga akhir tahun!

Ukie Jaya Mahendra, Direktur Paramitra Alfa Securitas mengatakan, BUMI berpotensi menguat dengan banyaknya sentimen positif. Seperti derasnya aruscapital inflow di pasar akibat positifnya bursa global dan regional. Apalagi, penguatan indeks saat ini sudah memiliki fundamentalnya.
BUMI akan menguat ke level Rp2.750 dan Rp2.450 sebagai support-nya,” katanya kepada Ahmad Munjin dari INILAH.COM, di Jakarta.

Pada perdagangan Selasa (17/11), saham BUMI ditutup melemah Rp25(0,96%) menjadi Rp2.575, dengan intraday Rp2.675 dan Rp2.525. Volume transaksi mencapai 350,3 juta unit saham, senilai Rp910,9 miliar dan frekuensi 8.972 kali. Berikut wawancara lengkapnya:

Setelah kemarin melemah Rp25, apakah BUMI berpotensi menguat hari ini?

Saya yakin BUMI menguat karena banyak sentimen positif. Salah satunya adalah derasnya arus capital inflow di pasar, seiring positifnya bursa global dan regional. Karena itu, penguatan indeks saat ini sudah memiliki fundamentalnya. Hal itu dipicu positifnya data-data yang dirilis di AS. Selain beberapa emiten yang diprediksikan mencatatkan laba rugi, tapi ternyata untung.

Terkait pelemahan BUMI kemarin, itu hanya merupakan koreksi teknikal karena pasar melakukan sell on news atas realisasi pembelian PT Newmont oleh anak usaha BUMI dan mundurnya PT Aneka Tambang (ANTM) dari konsorsium.

Sentimen apa yang akan mengangkat saham BUMI?
Penguatan BUMI masih ditopang kepastian divestasi 17% saham PT Newmont Nusa Tenggara oleh anak usaha BUMI, PT Multicapital. Lalu, harga komoditas minyak mentah dunia yang mulai beranjak naik ke level US$ 78 per barel . Aksi saham grup Bakrie lainnya seperti PT Bakrie Telecom (BTEL) yang diisukan mengakuisi Flexi, juga akan berimbas positif.



Shim Kong Wedbus, perusahaan investasi asal Taiwan dikabarkan membentuk aliansi strategis dengan PT Bumi Resources, juga turut mengerek naik BUMI. Shin Kong berniat membiayai ekspansi BUMI di sektor pertambangan. Shin Kong akan memfasilitasi dan membantu kebutuhan pembiayaannya. Pasar akan melihat bentuk kerjasamanya seperti apa dan apakah akan mampu meningkatkan earning BUMI.

Menurut saya, aksi korporasi ini akan berpengaruh positif karena akan memperkuat jaringan penjualan BUMI di wilayah Asia Timur. Namun semua itu tergantung sejauh mana kepercayaan investor terhadap saham ini. Satu hal yang pasti, mereka melihat fundamental BUMI bagus.
Apa saran Anda untuk investor?

Investor jangan terlalu panik membeli saham BUMI. Karena, sentimen market sendiri sangat positif, baik global maupun regional. Secara fundamental, bursa secara keseluruhan ditopang positifnya perekonomian AS.

Karena itu, saat ini indeks Indonesia pun sudah berada di jalur benar. Saya yakin pergerakan indeks sudah memasuki periode pertumbuhan kembali. Artinya, penguatan indeks saat ini sudah memiliki topangan dari fundamentalnya. Karena, sektor riil sudah mulai berjalan. Artinya, pasar saat ini sudah mulai optimis.

Akan begerak di kisaran berapa?

BUMI akan menguat ke level Rp2.750 dan Rp2.450 sebagai support-nya.

Lantas, apa rekomendasi Anda untuk BUMI?

‘Akumulasi buy’! Hingga Desember diprediksikan bisa mencapai Rp3.200. Bahkan hingga level Rp3.500 pun bisa terpecahkan di akhir tahun 2009 ini. [ast]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Welcome All of You

Cari di Blog Ini