Arsip Blog

Kamis, 19 November 2009

ANALIS PRO jadi BLOON di depan nasib BUMI...(7)

19/11/2009 - 08:56
Aroma BUMI Masih Positif, ‘Strong Buy’!
Ahmad Munjin


INILAH.COM, Jakarta - Saham PT Bumi Resources (BUMI), Kamis (19/11) diprediksi menguat seiring besarnya peluang anak usaha perseroan mengambil jatah divestasi Newmont. Masih banyak aroma positif yang menyelimuti BUMI. Strong buy BUMI!
Pengamat pasar modal, Willy Sanjaya mengatakan, potensi penguatan BUMIhari ini dipicu semakin besarnya peluang dilimpahkannya jatah divestasi PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) oleh PT Aneka Tambang (ANTM) ke PT Multicapital, anak usaha BUMI.

Sudah sejak empat hari lalu memang santer dikabarkan ANTM akan mengundurkan diri dari konsorsium itu. “BUMI akan mengarah ke level resistance Rp2.750-2.800 dan Rp2.525 sebagai level support kuatnya dan akan berada di level Rp3.200 pada awal Desember dan Rp3.800 di akhir tahun,” katanya kepada INILAH.COM, di Jakarta, Rabu (18/11) malam.



Pada perdagangan kemarin, saham BUMI ditutup menguat Rp50 (1,94%) menjadi Rp2.625 dibandingkan sebelumnya pada level Rp2.575. Harga tertingginya mencapai Rp2.675 dan terendahnya Rp2.500. Volume transaksi mencapai 341,03 juta unit saham senilai Rp885,2 miliar dan frekuensi 8.530 kali.

Willy menegaskan sentimen dari divestasi Newmont sangat positif terhadap BUMI. Pasalnya, perseroan sudah melakukan pembayaran pertama dan apabila Antam benar-benar mundur dari konsorsium menandakan jatahnya akan dilimpahkan ke anak usaha BUMI, PT Multicapital.

Terkait Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) yang masih menunggu laporan BUMI seiring pembelian saham divestasi Newmont senilai US$ 391 juta itu menurutnya tidak akan berpengaruh negatif bagi BUMI. “Karena pembayaran pertama sudah dilakukan,” imbuhnya.

Begitu juga dengan kemungkinan tersandung aturan transaksi material/imaterial. Tetap saja sentimen BUMI sangat positif akibat aksi-aksi korporasinya yang tak terduga. Terlepas dari sentimen Newmont, BUMI sudah mengakuisisi hampir 100% saham Herald. “BUMI juga akan memperluas usaha batubaranya lebih luas lagi pada 2010,” paparnya.

Terkait material atau tidak, Willy menegaskan BUMI sendiri sebenarnya sudah memiliki perhitungan. BUMI memang memiliki kejutan tersendiri yang tidak diketahui meskipun banyak kalangan yang meragukan kemampuan keuangannya. “Tapi satu hal yang pasti, tahun ini saja BUMI berhasil membagikan dividen,” timpalnya.

Apalagi, BUMI juga telah mendapat kepercayaan dari China Investment Corporation (CIC) berupa pinjaman yang sangat besar senilai US$1,9 miliar. “BUMI punya perhitungan tersendiri terkait semua aksi korporasinya yang tidak diketahui banyak orang,” tukasnya.

Selain itu, posisi Aburizal Bakrie sebagai pemilik The Seven Brothers termasuk BUMI sudah menjadi Ketua Umum Golkar. Artinya, tinggal menunggu dua tahun dari sekarang untuk proses pencalonan jadi RI.

Pada tahun ketiga dan keempat Abuzal Bakrie bisa saja mendeklarasikan diri sebagai calon presiden di 2014 dan tahun kelima memperebutkan kursi presiden. Semua ini sangat positif bagi BUMI. “Saya rekomendasikan strong buy untuk BUMI dengan target Rp3.800 bisa tercapai di akhir tahun ini,” pungkasnya. [mdr]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Welcome All of You

Cari di Blog Ini