Arsip Blog

Jumat, 20 November 2009

bumi emang BADUT LICIK : sinetron badut

20/11/2009 - 09:15
BUMI Alihkan Utang US$1,9 Miliar ke Anak Usaha

INILAH.COM, Jakarta - PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mengalihkan utang sebesar US$1,9 miliar ke anak usahanya Bumi Netherlands B.V.

Hal ini disampaikan Dileep Srivastava, Sinior VP Investor Relations & Corporate Secretary BUMI dalam keterbukaan informasinya ke BEI, Jumat (20/11). Dijelaskan pengalihan pinjaman (assignment) tersebut dilakukan pada 5 November 2009, di mana Bumi Netherlands B.V memberikan pinjaman kepada BUMI sebagai jaminan (collateral).

Pinjaman sebesar US$1,9 miliar ini terdiri dari 3 bagian, masing-masing US$600 juta untuk fasilitas pertama, US$600 juta untuk fasilitas kedua, dan US$700 juta untuk fasilitas ketiga. Jangka waktu tiap fasilitas pinjaman 4,5 dan 6 tahun. Sedang suku bunga sebesar 12% per tahun plus margin yang disepakati keduanya. Bumi Netherlands sendiri didirikan pada 3 November 2009 di Amsterdam. [cms]


20/11/2009 - 09:20

Jumat, 20/11/2009 09:39 WIB

BUMI pimpin pembukaan IHSG pagi naik 0,08%

oleh : Sylviana Pravita R.K.N.

JAKARTA (bisnis.com): Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini dibuka naik 0,08% menjadi 2.470,81 dipimpin oleh kenaikan harga saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI).



Pada pembukaan perdagangan pagi ini, IHSG naik 2,02 basis poin di mana sebanyak 22 saham naik, 20 saham turun dan 351 saham tidak berubah.



BUMI naik Rp50 menjadi Rp2.675, ADRO naik Rp10 menjadi Rp1.690 dan TLKM tidak berubah dari level Rp9.000.



Riset PT Paramitra Alfa Sekuritas pagi ini menyebutkan IHSG pagi ini diprediksi akan bergerak melemah dipicu oleh sentimen melemahnya bursa global dan pelemahan harga komoditas yang dipimpin harga minyak dunia. Di tengah kondisi market yang telah jenuh beli, pelaku pasar sebaiknya tetap harus terus mewaspadai kemungkinan adanya aksi profit taking.



Secara teknikal indeks pagi ini diprediksi akan bergerak di dalam range titik support di level 2.461 – 2.439 dan titik resistance di level 2.497 – 2.511.



IHSG ditutup melemah pada sesi perdagangan kemarin di posisi -0,62% (15,44 poin) di level 2468.79 dengan total nilai transaksi sebesar Rp 3.81 miliar dengan asing tercatat netbuy sebesar Rp426,42 miliar. Aksi profit taking melanda bursa setelah hampir dua minggu sebelumnya indeks cenderung rally. Index tertahan di level 2.490 sebelum kembali bergerak melemah dengan ASII memimpin pelemahan.



Pagi ini, bursa Wall Street kembali ditutup pada posisi negatiF dipicu melemahnya data ekonomi yang baru dirilis. Indeks harga saham Dow Jones melemah 93,87 poin (0,90 persen) menjadi 10.332,44, indeks harga saham indikator Standard & Poor's 500 terkoreksi 14,90 poin atau 1,34 persen ke level 1.094,90, dan indeks harga saham teknologi Nasdaq turun 36,32 poin (1,80%) di posisi 2.153,62. Leading Indicators Oktober dirilis naik tipis sebesar 0.3% setelah menunjukkan penguatan sebesar 1% pada bulan sebelumnya.



Di bursa Nymex, Jumat dini hari WIB, harga minyak mentah untuk pengiriman Desember anjlok US$2,12 menjadi US$77,46 per barel,

satu hari sebelum kontrak Desember berakhir. Sementara itu, harga minyak Brent di bursa ICE London merosot US$2,29 menjadi

US$77,18.



Sementara pagi ini bursa regional Asia dibuka melemah seperti Nikkei Jepang yang pagi ini berada pada posisi -1,27% (-121,01

poin), Hang Seng dibuka melemah -0.69% (-156.60 poin) STI Singapura melemah di posisi -0,11% (-2,93 poin).

bisnis.com



Inilah Saham Pilihan Hari Ini!
Wahid Ma'ruf
INILAH.COM, Jakarta - Pergerakan IHSG  pada hari ini mengindikasikan pelemahan karena sudah berada di area overbought dengan saham pilihan BDMNTLKMAALI dan BUMI.
Hal itu dikatakan analis saham Reliance Securities, Gina Novrina Nasution Jumat (20/11). "Indeks bergerak mendatat sehingga penguatan belum dapat terjadi sehingga lebih cenderung mengindikasikan pelemahan," katanya.
Untuk saham pilihan hari ini adalah Bank Danamon (BDMN) yang direkomendasikan trading sell dengan target jual 4.450 dari penutupan kemarin 4.425. Saham BDMN mengindikasikan pelemahan dan jika menembus level4.500 maka BDMN spec buy. Untuk saham TLKM direkomendasikan beli di 8.800 dan jual di 9.050 dari penutupan kemarin 9.000. Saham TLKM sudah di area batas atas sehingga penguatan sudah terbatas bahkan sudah overbought sehingga dapat terjadi profit taking.
Saham AALI pada hari ini direkomendasikan beli di 22.050 dan jual di 22.700. Saham AALI masih berpotensi menguat walaupun terbatas dan tidak akan tahan lama. Dalam jangka menengah saham AALI masih dalam pola trend bullish. Sedangkan saham BUMI pada hari ini direkomendasikan bei di level 2.450 dan jual di 2.650. Saham BUMI pada perdagangan hari ini akan menjadi arah pada perdagangan selanjutnya. BUMI memiliki titik support kuat di 2.600 sehingga jika tembus ke arah bawah maka BUMI dapat melanjutkan pelemahan ke arah titik support selanjutnya di level 2.475. [hid]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Welcome All of You

Cari di Blog Ini