Arsip Blog

Jumat, 20 November 2009

diocehin, diomelin, disindir, BUMI MELENGGANG LEMPENG dah ...201109

20/11/2009 - 16:53
Penutupan IHSG
BUMI Memanas, Bursa Bergolak
Asteria

INILAH.COM, Jakarta – IHSG berhasil menutup akhir pekan ini dengan ceria.Membubungnya saham sektor tambang serta dominasi saham grup Bakrie berhasil memantapkan posisi indeks di zona hijau.
Pada perdagangan Jumat (20/11), IHSG ditutup menguat 18,577 poin (0,75%) ke level 2.487,365. Indeks LQ 45  naik 3,483 poin (0,71%) ke level 491,267 dan indeks JII  naik 0,95% ke level 410.51.
Setelah sempat dibuka negatif, bursa saham Indonesia langsung berbalik arah dan menguat 0,12% ke level 2.471. Indeks terus melesat hingga pada sesi siang bertengger di level 2.479 dan akhirnya ditutup di angka 2.487.



Seorang pengamat pasar modal mengatakan, mixednya bursa regional Asia dan anjloknya bursa Wall Street sekitar 1% akibat maraknya sentimen negatif, tidak berhasil menyeret IHSG turun. Bursa lokal akhir pekan ini justru menguat, terpacu naiknya saham grup Bakrie. “Investor memanfaatkan momentum ini untuk masuk dan mengakumulasi saham unggulan,” katanya.
Sementara itu, harga minyak di pasar Asia yang kembali menguat ke level US$77,8 per barel, menjadi pendorong naiknya saham-saham berbasis sumber daya alam ,terutama energi. “Harga minyak menguat setelah dinihari tadi anjlok lebih dari 2% ke level US$77,46 per barel. setelah bursa AS terpuruk akibat merosotnya data sektor pekerja,” ujarnya.

Hal ini membuat sektor tambang memimpin penguatan bursa, dengan naik 2,7%. Beberapa saham yang menguat antara lain PT TB Bukit Asam (PTBA) naik Rp 550 menjadi Rp 15.550, PT Indo Tambangraya Megah (ITMG) naik Rp300 ke posisi Rp26.750, dan Medco (MEDC) naik Rp 75 ke level Rp 2.775.
Penguatan bursa juga didukung sektor properti 2,3%, perdagangan 0,7%. Demikian pula sektor konsumsi, infrastruktur dan finansial yang naik 0,4%, kemudian manufaktur dan aneka industri yang naik 0,1%. Sedangkan industri dasar dan perkebunan masih terpantau memerah,
Saham PT Bumi Resources (BUMI) kembali menjadi penopang penguatan IHSG dengan nilai transaksi mencapai Rp 1,74 triliun, atau 36,7% total perdagangan hari ini. Adaoun BUMI ditutup naik 7,62% ke level Rp 2.825.

Kenaikan BUMI menggairahkan saham Grup Bakrie lainnya, seperti PT Bakrie & Brothers (BNBR) yang ditutuo naik 6,93% ke level Rp 108, PT Bakrie Telecom (BTEL) naik 6,08% menjadi Rp 157, dan PT Bakrieland Development (ELTY) naik 3,51% menjadi Rp 295.
Perdagangan di Bursa Efek Indonesia mencatat volume transaksi sebesar 8,322 juta lembar saham senilai Rp 4,743 triliun dengan frekuensi 91.782 kali. Sebanyak 118 saham naik, 53 saham turun dan 78 stagnan.
Emiten-emiten lain yang mengalami penguatan antara lain PT Sepatu Bata (BATA) naik Rp500 ke Rp25.500, PT Multibreeder Adirama Indonesia (MBAI) naik Rp250 menjadi Rp5.300, PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI) naik Rp 50 menjadi Rp 7.700, PT Perusahaan Gas Negara (PGAS) naik Rp 50 menjadi Rp 3.875.

Sedangkan beberapa emiten yang melemah antara lain Gudang Garam (GGRM) turun Rp 400 menjadi Rp 16.700, United Tractor ( UNTR) turun Rp 50 menjadi Rp 15.600, Semen Gresik (SMGR) turun Rp 50 menjadi Rp 7.400, Indosat (ISAT ) turun Rp 50 menjadi Rp 5.100, PT Charoen Pokphand Indonesia (CPIN) turun Rp50 ke posisi Rp2.000, PT Smart (SMAR ) turun Rp50 ke posisi Rp2.825, dan PT Hexindo Adiperkasa (HEXA) turun Rp50 menjadi Rp2.900.
IHSG menguat di tengah pergerakan bursa regional Asia yang variatif. Indeks Komposit Shanghai di China melemah 12,27 poin (0,37%) ke level 3.308,35 dan menyeret indeks Hang Seng turun 187,32 poin (0,83%) ke level 22.455,84.
Demikian pula indeks Nikkei-225 di Jepang melemah 187,32 poin (0,83%) ke level 22.455,84. Sedangkan indeks KOSPI di Korea Selatan naik tipis 0,06 poin ke level 1.620,60 dan indeks Straits Times menguat tipis 5,65 poin ke level 2.764,44. [mdr]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Welcome All of You

Cari di Blog Ini