Arsip Blog

Selasa, 24 November 2009

operatorship @ NNT


Selasa, 24/11/2009 00:00 WIB

Bakrie masuk, Newmont tetap operator

oleh :
JAKARTA: PT Multi Daerah Bersaing memastikan PT Newmont Nusa Tenggara tetap menjadi operator di tambang emas Batu Hijau setelah kedua perusahaan menuntaskan sales and purchase agreement (SPA) 14% saham program divestasi 2008-2009.



Draf SPA itu telah dibahas kedua perusahaan sejak Jumat, 20 November dan dilanjutkan sejak pagi kemarin. SPA bernilai US$493,6 juta itu akhirnya bisa dituntaskan dan ditandatangani pada pukul 20.10 WIB.



Penandatanganan SPA itu dilakukan pemegang saham Newmont masing Alan R. Blank (Newmont Indonesia Limited) dan Toru Tokuhisa (Nusa Tenggara Mining Corp/Sumitomo) dan YA Didik Cahyono (Direktur MDB). Turut menyaksikan penandatanganan itu Presdir NNT Martiono Hadianto, Gubernur Nusa Tenggara Barat Zainul Madji dan wakil pemerintah Bambang Gatot Ariyono (direktur Pembinaan dan Pengusahaan Mineral dan Batu bara, Ditjen Minerbapabum Departemen ESDM).



Dengan ditandatanganinya SPA itu, Grup Bakrie semakin memperkokoh kepemilikan sahamnya di Newmont. Dalam rangka divestasi, Pemda NTB telah membentuk PT Daerah Maju Bersaing.



Perusda itu kemudian bermitra dengan PT Multi Capital Indonesia-Bumi Resources menguasai 99% saham-membentuk PT Multi Daerah Bersaing dengan komposisi 25% (DMB) dan 75% Grup Bakrie. Mereka sebelumnya telah menguasai 10% yang menjadi jatah pemda dan kini kembali menguasai 14% saham divestasi yang menjadi jatah pemerintah pusat sehingga kini menguasai 24% saham Newmont.



"Akhirnya SPA itu tepat pada waktunya bisa kita selesaikan. Mungkin ini bukan hasil yang terbaik, tetapi diharapkan dapat diterima oleh semua pihak," ujar Bambang Gatot Ariyono sebelum proses tanda tangan dilakukan, kemarin malam.



Presdir NNT Martiono Hadianto mensyukuri telah tuntasnya negosiasi SPA sesuai dengan tenggat yang telah disepakati. "Pemda NTB memberikan kepercayaan ke Newmont tetap mengelola tambang ketika saham Newmont dan Sumitomo nantinya kurang dari 50%," lanjutnya.



Dirut MDB YA Didik Cahyanto mengakui teknis pembayaran 14% saham tidak jauh berbeda dengan proses akuisisi saham 10%. "Soal sumber dana belum bisa kami sampaikan sekarang. Yang jelas MDB siap dana. Mestinya dana dari MDB sendiri." (Agust Supriadi) (ibeth.nurbaiti@bisnis.co.id)



Oleh Nurbaiti

Bisnis Indonesia
bisnis.com



Senin, 23/11/2009 21:17 WIB
Newmont Pasific Nusantara dan Sumitomo Jadi Operator Newmont
Nurseffi Dwi Wahyuni - detikFinance

Jakarta - Setelah perjanjian jual beli (Sales Purchase Agreement/SPA) 14% saham divestasi PT Newmont Nusa Tenggara (NNT), para pemegang saham baru menyepakati PT Newmont Pasific Nusantara (NPN) dan Sumitomo sebagai operator pengelola NNT.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Utama NPN Martiono Hadianto ketika ditemui di Kantor Ditjen Minerbapabum, Jakarta, Senin (23/11/2009).

"Kami sepakat operatorship Pemda mempercayakan kepada Newmont dan Summitomo untuk kelola NTT," ujar Martiono.

Dengan kesepakatan ini, maka NPN dan Sumitomo akan menjadi operator NNT sampai saham keduianya kurang dari 40%, saat ini keduanya masih memegang 56% saham NNT.

Selain itu, dengan pembelian 14% saham NNT, maka Multi Daerah Bersaing (MDB) yang merupakan perusahaan bentukan Multicapital milik Bakrie dengan Pemda NTB memegang saham NNT sebanyak 24%.

"MDB punya 24% dan mereka punya hak untuk tunjuk direksi dan komisaris, ini konsekuensi karena masuknya pemegang saham baru," ujarnya.

(dnl/dnl)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Welcome All of You

Cari di Blog Ini