Arsip Blog

Senin, 18 Januari 2010

tambank bumi-NNT dirundunk malank ... 180110

Seorang pekerja PT Newmont Nusa Tenggara (PTNNT) tewas akibat kecelakaan tragis di lokasi tambang Batu Hijau, Sumbawa Barat pada Minggu, 17 Januari 2010. Newmont memutuskan untuk menutup tambang itu hingga beberapa waktu.

Pekerja Newmont yang tewas adalah Johanis A. Dawir, yang merupakan operator dozer . Pada saat kejadian, Johanis A. Dawir tengah mengoperasikan dozer dan alat berat tersebut terkena longsoran material.

Lokasi kejadian segera diamankan dan upaya penyelamatan Johanis pun dilakukan dengan cepat. Johanis berhasil dikeluarkan namun dinyatakan meninggal oleh petugas medis yang berwenang jam 02.55 siang.

Distamben dan aparat kepolisian setempat telah diberitahu mengenai kecelakaan ini dan proses penyelidikan tengah berlangsung.

Newmont dalam siaran persnya, Senin (18/1/2010) menjelaskan, semua kegiatan di sumur tambang telah dihentikan hingga selesainya penyelidikan oleh Departemen ESDM dan PTNNT. Manajemen dan karyawan PTNNT bekerja sama secara penuh dengan pihak ESDM untuk memahami penyebab terjadinya kecelakaan ini.

"Kita sepenuhnya bekerja sama dengan instansi pemerintah untuk menyelidiki kejadian ini dan belajar bagaimana dapat mencegah kejadian ini agar tidak terulang lagi di masa mendatang. Keselamatan kerja harus selalu menjadi prioritas utama kita," kata Darren Hall, General Manager Operations PTNNT.

Johanis, 41 tahun, merupakan karyawan yang sudah bekerja di Newmont selama 11 tahun. Korban meninggalkan seorang istri, Panca Henni Haryani dan seorang putri Shania A. Dawir.

Sumber: detikcom

18/01/2010 - 14:05
Insiden Kecelakaan
Newmont Hentikan Kegiatan Di mulut Tambang
Makarius Paru


(istimewa)
INILAH.COM, Jakarta - PT Newmont Nusa Tenggara (PTNNT) telah menghentikan sementara aktifitas penambangan di mulut tambang, pasca terjadinya insiden yang menyebabkan meninggalnya seorang tenaga kerja, di lokasi tambang Batu Hijau, Sumbawa Barat pada Minggu, 17 Januari, Kemarin.

”Semua kegiatan di sumur tambang telah dihentikan hingga selesainya penyelidikan oleh Departemen ESDM dan PTNNT,” kata Manager Public Relations PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) Kasan Mulyono melalui siaran pers yang diterima INILAH.COM, Jakarta, Senin (18/1).

Lanjutnya, yang pasti bahwa Manajemen dan karyawan PTNNT bekerja sama secara penuh dengan pihak ESDM untuk memahami penyebab terjadinya kecelakaan ini.

Adapun korban dari kecelakaan tragis di lokasi tambang Newmont kemarin adalah, Johanis, 41 tahun, merupakan karyawan yang loyal dan baik selama 11 tahun pengabdiannya di PTNNT. Mendiang meninggalkan seorang istri tercinta, Ibu Panca Henni Haryani dan puterinya Shania A. Dawir. [san/cms]

Kecelakaan Fatal Di Batu Hijau, Satu Operator Tewas
18 Januari 2010 | 13:51 WIB
Abraham Lagaligo
abraham@majalahtambang.com

Sumbawa Barat – TAMBANG. Sebuah kecelakaan fatal terjadi di tambang emas dan tembaga PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) pada Minggu, 17 Januari 2010, menewaskan seorang operator dozer Johanis A. Dawir, 41 tahun. Pihak Newmont mengaku langsung menghentikan kegiatan di semua sumur tambang Batu Hijau.

Kejadian tragis itu pun telah dilaporkan ke Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) serta Kepolisian setempat, juga ke Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Sampai saat ini sebab-sebab kecelakaan masih dalam penyelidikan.

General Manager Operations PT NNT, Darren Hall mengatakan, pihak Distamben, Kepolisian, dan Departemen ESDM hingga kini masih melakukan penyelidikan, dibantu para karyawan. Kejadian itu berlangsung pada Minggu siang, dimana korban sedang mengoperasikan dozer saat sejumlah material longsor dan menimbunnya.

Upaya pertolongan pun dilakukan secepat mungkin. Sekitar pukul 14.55 WITA, korban berhasil dikeluarkan dari jepitan kendaraan dan timbunan material yang longsor. Namun sayang, petugas medis yang terlibat dalam evakuasi menyatakan Johanis telah meninggal dunia.

“Dengan duka yang mendalam kami sampaikan bahwa salah satu rekan kerja kita telah meninggal dunia dalam kecelakaan tragis ini,” tambah Darren Hall. Dia meminta penyebab kecelakaan diteliti sedetail mungkin, untuk dipelajari dan dipahami, agar peristiwa serupa bisa dicegah tidak terjadi lagi di kelak kemudian hari.

Darren Hal menambahkan, perusahaan akan memberikan bantuan yang diperlukan oleh keluarga korban. “Keselamatan kerja harus selalu menjadi prioritas utama kita,” tegasnya. Dia berjanji akan menyampaikan informasi selengkap-lengkapnya jika penyebab kecelakaan sudah diketahui.

Diakui olehnya, Johanis merupakan karyawan yang loyal dan baik selama 11 tahun pengabdiannya di PTNNT. Mendiang meninggalkan seorang istri tercinta, Panca Henni Haryani, dan seorang putri Shania A. Dawir.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Welcome All of You

Cari di Blog Ini