Arsip Blog

Selasa, 05 Januari 2010

lapkeu mulai bermunculan ... bumi ga asoy tukh : 050110

Laba Bumi Turun 25 persen
Selasa, 05 Januari 2010 | 13:16 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta - PT Bumi Resources Tbk mencatatkan penurunan laba bersih sebesar 25 persen hingga kuartal ketiga 2009. Hingga 30 September 2009, Bumi mendapatkan laba bersih sebesar U$ 360,22 juta. Pada 2008, laba bersih yang tercatat sebesar U$ 490 juta.

"Laba pada 2008 lebih tinggi karena kami memperoleh kredit dari pajak pada kuartal pertama 2008," ujar juru bicara PT Bumi Resources Dileep Srivastava melalui pesan pendek, Selasa (5/1). Dia juga menjelaskan, kondisi pasar yang tidak seperti biasanya juga mengakibatkan penurunan laba bersih.

Penjualan batu bara meningkat sebesar 8,6 persen menjadi 41,2 ton dari 37,9 juta ton pada 2008. Namun, harga jual rata-rata batu bara di pasar mengalami penurunan. Akibatnya, pendapatan perusahaan mengalami penurunan meskipun penjualan meningkat. Penurunan pendapatan mencapai 4,2 persen.

Pada 2008 pendapatan sebesar U$ 2.433 juta sedangkan September 2009 hanya U$ 2.330 juta. Adapun laba kotor perseroan turun dari U$ 742 juta pada kuartal ketiga 2008 menjadi U$ 705 juta.

Total kewajiban perseroan pada akhir kuartal ketiga 2009 meningkat 88,9 persen. dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Total kewajiban menjadi U$ 4,36 miliar. Pada periode yang sama 2008 kewajiban tersebut hanya sebesar U$ U$ 2,3 miliar.

Hal tersebut disebabkan adanya peningkatan utang lain-lain, kewajiban jangka panjang dan utang sewa pembiayaan. Semua utang ini, menurut Direktur PT Bumi Resources Eddie J Soebari, digunakan untuk menunjang peningkatan aktivitas operasional perseroan, seperti akuisisi, belanja modal, dan investasi.

FAMEGA SYAVIRA
BUMI Klaim Laba Bersih Lampaui Harapan
Selasa, 5 Januari 2010 - 10:35 wib

Widi Agustian - Okezone

JAKARTA - PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mengungkapkan bila laba bersih perseroan yang dipublikasikan per September 2009 melampaui harapan dan berada di atas konsensus pasar.

Padahal seperti diketahui, perseroan membukukan penurunan laba bersih hingga 26,5 persen menjadi USD360,224 juta, bila dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya USD490,147 juta.

"Laba bersih melampaui harapan dan berada di atas konsensus pasar," tukas Senior Vice President Investor Relations BUMI Dileep Srivastava, melalui pesan singkatnya kepada okezone, di Jakarta, Selasa (5/1/2010).

Dia menambahkan bila hal tersebut dilihat dari semua parameter operasional yang ada pada setiap outperform yang dihitung. Di mana perseroan mengakui bila sudah memecahkan rekor produksi atau volume penjualan di kuartal III-2009.

"Biaya produksi secara tunai pada kuartal tersebut lebih rendah 15 persen. Ini semua mengacu kepada presentasi paparan publik yang digelar perseroan pada 9 Desember kemarin," katanya.

Selain itu, roadmap dalam presentasi tersebut juga menjelaskan alasan strategis dari manfaat pembiayaan baru-baru ini, di mana hal itu merupakan pembuktian diri perseroan bila BUMI saat ini berada dalam fase pertumbuhan yang tinggi.

"Keuntungan di 2008 lebih tinggi karena kredit pajak yang diterima pada semester I-2008 dan akibat dari kondisi pasar yang mengambang," kata Dileep.

Seperti diberitakan sebelumnya, penurunan laba bersih perseroan dipicu menurunnya pos pendapatan sebesar 4,23 persen menjadi USD2,33 miliar, bila dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya USD2,433 miliar.

Sementara itu, perseroan mencatatkan laba (rugi) selisih kurs yang melonjak menjadi 312,96 persen menjadi USD35,311 juta, jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya minus USD16,581 juta. Pos laba kotor perseroan juga tercatat menurun 4,47 persen menjadi USD1,024 miliar, jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya USD1,072 miliar.

Kendati demikian, pada pos beban pokok pendapatan perseroan berhasil terpangkas tipis mencapai 4,04 persen menjadi USD1,305 miliar, jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya USD1,360 miliar. Pos jumlah beban usaha pun ikut terpangkas capai 3,46 persen menjadi USD318,975 juta, bila dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya USD330,409 juta.

Pos laba usaha perseroan selama kuartal III-2009 juga turun 4,93 persen menjadi USD705,360 juta, jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya USD741,981 juta. Laba per 1.000 lembar saham dasar pun ikut turun menjadi USD19,03, bila dibandingkan pada periode yang sama tahun sebelumnya USD25,42.
(ade)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Welcome All of You

Cari di Blog Ini