Arsip Blog

Sabtu, 09 Januari 2010

bumi ekspor ke JEPUN, sip dah ... 090110

Bumi-Jepang Akan Finalisasi Kontrak Batu Bara
Pangsa pasar batu bara perseroan di Jepang mencapai 25 persen dari total produksi Bumi.
SABTU, 9 JANUARI 2010, 10:47 WIB
Arinto Tri Wibowo, Nerisa

Tambang batu bara (www.warwick.ac.uk)
BERITA TERKAIT
Saham Bumi Dekati Level Rp 3.000
Bumi Raup Pendapatan US$ 2,33 Miliar
Bumi Resources Raup Laba US$ 362 Juta
Jelaskan Aksi Korporasi, Bumi Temui BEI
Januari, Bumi Gandeng Mitra di Herald
Web Tools

VIVAnews - PT Bumi Resources Tbk (BUMI) akan memfinalisasi penambahan kuantitas kontrak batu bara dengan Jepang pada April 2010. Pangsa pasar batu bara perseroan di Jepang mencapai 25 persen dari total produksi Bumi.

"Kami akan memiliki penambahan kuantitas yang signifikan," kata Senior Vice President Investor Relations Bumi Resources Dileep Srivastava kepada VIVAnews di Jakarta, Jumat malam, 8 Januari 2010.

Dileep menjelaskan, kontrak tersebut akan berlaku sejak April 2010 hingga Maret 2011. Bumi berniat memfinalisasi negosiasi pada April 2010. "Harga belum disepakati," ujarnya.

Meski demikian, dia menambahkan, harga batu bara akan melebihi kisaran harga jual perseroan pada 2009, yakni US$ 70 per ton.

Dileep mengakui, perseroan optimistis bisa meraih harga bagus seiring tren kenaikan harga jual batu bara. Hal itu turut diperkuat dengan harga spot batu bara yang berpotensi menembus level US$ 100 per ton fob berdasarkan Newcastle Coal Index.

Selain Jepang, dia mengungkapkan, pihaknya tengah menegosiasikan permintaan suplai batu bara dari China, Mediterania, Korea, Taiwan, India, dan beberapa negara lain. Permintaan dalam negeri juga meningkat.

Sebanyak 35 persen volume penjualan Bumi pada 2010, dia melanjutkan, sudah terserap kontrak. Sisanya 65 persen masih dalam negosiasi.

"Hampir semua negosiasi akan memakai harga tahun mendatang," tutur dia.

Dileep optimistis, harga jual batu bara perseroan akan meningkatkan kinerja keuangan pada 2010. Pada kuartal III-2009, Bumi mampu mencatatkan rekor baru pada jumlah produksinya.

arinto.wibowo@vivanews.com

• VIVAnews

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Welcome All of You

Cari di Blog Ini