Arsip Blog

Rabu, 06 Januari 2010

silakan kalo mo diakuisisi, HARGANYA ITU LHO ... 060110

Rabu, 06/01/2010 11:07 WIB

Buma diskusi awal jajaki bisnis dengan Darma Henwa

oleh : Pudji Lestari

JAKARTA (Bisnis.com): PT Bukit Makmur Mandiri Utama (Buma), anak usaha PT Delta Dunia Makmur Tbk, masuki tahap diskusi awal untuk jajaki bisnis dengan PT Darma Henwa Tbk, PT Kaltim Prima Coal (KPC), dan PT Arutmin Indonesia.



Direktur Delta Dunia Ariani Vidya Sofjan mengatakan Buma akan senantiasa menjajaki peluang bisnis dengan berbagai perusahaan pertambangan dalam upayanya meningkatkan kinerja.



"[Terkait itu,] pembicaraan Buma dengan Darma Henwa, maupun dengan KPC dan Arutmin saat ini masih diskusi awal dalam rangka menjajaki berbagai peluang bisnis dan belum mencapai kesepakatan yang konkrit," jelasnya dalam keterbukaan informasi kepada bursa, hari ini.



Buma adalah perusahaan kontraktor pertambangan batu bara terbesar kedua nasional, yang dimiliki sepenuhnya oleh Delta Dunia. Meski skala bisnisnya lebih kecil, Darma Henwa mempunyai kontrak penambangan di KPC dan Arutmin, yang merupakan produsen batu bara terbesar nasional. KPC dan Arutmin adalah unit usaha Pt Bumi Resources Tbk, yang dikendalikan kelompok usaha Bakrie.



Ariani menilai penjajakan bisnis yang dilakukan Buma dengan berbagai perusahaan adalah bagian dari proses bisnis yang wajar dan belum berdampak pada kinerja perusahaan, sehingga belum perlu dilaporkan sebagaimana diatur dalam peraturan Bapepam-LK Nomor X.K.1.



Menurutnya, Delta dan Buma akan senantiasa mencari peluang pengembangan usaha secara organik maupun nonorganik, dengan memperhatikan berbagai aspek. Setiap peluang usaha yang dijajaki, kata dia, harus memberi nilai tambah bagi pemegang saham dan berada pada industri yang sejenis dan strategis serta dilaksanakan secara transparan.



Penjelasan ini disampaikan manajemen guna menanggapi permintaan penjelasan dari Bursa Efek Indonesia sehubungan dengan pemberitaan Bisnis Indonesia pada Senin, 4 Januari 2010. Bisnis menyebutkan Delta Makmur menjajaki peluang mengakuisisi kontrak pertambangan batu bara strategis milik Darma Henwa, KPC, dan Arutmin.



"Dalam kaitan dengan pemberitaan Bisnis Indonesia mengenai kemungkinan Delta mengakuisisi Darma Henwa, perlu kami sampaikan sampai saat ini Dewa dan Buma belum memiliki rencana melakukan aksi korporasi tersebut," katanya.



Harga saham Delta Dunia pada pukul 11.10 WIB stagnan di level Rp1.730, menjadikannya bernilai kapitalisasi pasar Rp11,75 triliun. Harga saham yang berkode DOID itu sempat terkerek 0,58% atau Rp10 kemarin dari posisi penutupan 30 Desember 2009 yang turun 0,59% atau Rp10 ke level Rp1.690.

bisnis.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Welcome All of You

Cari di Blog Ini