Arsip Blog

Kamis, 14 Januari 2010

PAJAK BUMI, mosok seh ga beres (18) ... 140110

KPC Bantah Gelapkan Pajak
Rabu, 13 Januari 2010 - 20:02 wib

Amir Sarifudin - Okezone

BALIKPAPAN - PT Kaltim Prima Coal (KPC) membantah pihaknya melakukan penunggakan pajak hingga puluhan triliun. Menurut CEO KPC Endang Ruchiat, sepengetahuannya pihaknya telah memenuhi kewajiban kepada pemerintah sebagai operator batu bara terbesar di Kalimantan Timur (Kaltim).

"Apa yang saya tahu semua kewajiban KPC telah dilaksanakan. Kalau terjadi perbedaan persepsi ada proses untuk mencari jalan keluarnya. Selama ini KPC telah memenuhi apa yang menjadi kewajibannya sesuai kontrak," ungkap Endang Ruchiat kepada pers, saat menghadiri undangan bupati Kutim mengenai dihentikan gugatan arbitrase Internasional tentang divestasi saham KPC, di Balikpapan, Rabu (13/1/2010).

Menurut Endang, jika pihaknya memiliki tunggakan utang sebesar yang disebutkan maka rencana kerja 2010 tidak bisa dilakukan. Namun pada pemaparan kerja KPC tahun 2010 di kementerian ESDM semua berjalan lancar sesuai rencananya dan tidak ada hambatan.

"Di pemaparan kerja kita hadir petugas dari dirjen pajak. Izin kerja dikeluarkan jika kewajiban pajak sudah terpenuhi. Ternyata kita sudah mendapat izin kerja 2010 berarti bahwa kewajiban kami sudah kami laksanakan," tandasnya.

Rencananya, pada 2010 KPC akan menargetkan kapasitas produksi batu bara di kabupaten Kutai Timur hingga 45 juta ton per tahun. "Pada 2009 kita baru 39 juta per tahun, 2010 kita targetkan 45 juta. Di izinnya kita sampai 48 juta ton per tahun," ungkap Endang.

Namun demikian, diungkapkannya dalam meningkatkan kapasitas produksi batu bara hingga 70 juta, dibutuhkan izin dan persiapan prasarana. "Ke arah itu masih jauh. Butuh proses lagi," tambahnya.
(ade)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Welcome All of You

Cari di Blog Ini