Arsip Blog

Jumat, 08 Januari 2010

lokal dan ASIENK rebutan tulank bumi dah ... 080110

08/01/2010 - 16:18
BUMI Laku Keras, IHSG Kembali ke 2.600
Asteria


INILAH.COM, Jakarta – Setelah bergerak fluktuatif, IHSG akhirnya kembali melesat dan tembus level 2.600. Investor memburu emiten-emiten sektor tambang. BUMI pun laku keras.
Pada perdagangan Jumat (8/1), IHSG  berakhir naik 27,475 poin (1,06%) ke level 2.614,370. Indeks saham unggulan LQ 45  naik 5,742 poin (1,12%) ke level 515,188 dan Jakarta Islamic Index (JII)  naik 1,57% ke 435.21.

Setelah dibuka naik tipis 0,11% ke level 2.589, bursa saham Indonesia langsung melesat hingga pada sesi siang bertengger di angka 2.603. Positifnya bursa regional pun terus mengangkat indesk sehingga ditutup di 2.614.
Seorang pengamat pasar modal mengatakan, indeks saham berhasil terangkat, didukung bursa regional Asia, menyusul penguatan bursa Wall Street semalam. “Pelaku pasar kembali mengakumulasi saham-saham unggulan setelah kemarin terkoreksi,” ujarnya.
Bursa AS ditutup menguat selama empat hari, setelah rilisnya data ekonomi yang cukup menggembirakan. Data penjualan retail naik 2.8%, dari sebelumnya minus 0.3%. Sementara jumlah pengangguran menunjukkan penurunan selama tiga pekan.
Sentimen positif lain berasal dari harga komoditas yang berada di kisaran tingginya. Harga minyak berada di kisaran yang cukup tinggi, meskipun turun tipis ke level US$82 per barel. Saham pertambangan yang cukup besar kapitalisasinya di bursa saham domestik terangkat, sehingga indeks pun menguat.
Adapun saham perbankan juga mengalami penguatan, seiring tingkat inflasi 2009 yang terkendali, berlanjut pada keputusan Bank Indonesia (BI) yang mempertahankan suku bunga acuannya di level 6,5%.
Hampir semua sektor menguat, kecuali sektor finansial yang masih memerah. Adapun sektor tambang memimpin dengan naik 2,7%, disusul perdagangan dan konsumsi yang naik 2%, perkebunan dan properti 1,35%. Demikian pula sektor manufaktur dan industri dasar yang naik 1,1%, infrastruktur 0,7%, serta aneka industri naik 0,5%.
Perdagangan di Bursa Efek Indonesia sangat ramai, dimana volume transaksi tercatat 7,86 miliar lembar saham, senilai Rp 6,062 triliun, dan frekuensi mencapai 112.449 kali. Sebanyak 116 saham naik, 50 saham turun dan 90 saham stagnan.
Beberapa emiten yang menguat antara lain, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 1.250 ke Rp 22.150, Kentucky Fried Chicken (FAS) naik Rp 800 ke Rp 6.000, United Tractors (PT United Tractor (UNTR) ) naik Rp 550 ke Rp 16.400, HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 400 ke Rp 11.000, Sinar Mas Agri Resources (SMAR) naik Rp 200 ke Rp 3.100, Astra International (ASII) naik Rp 200 ke Rp 34.400, Astra Agro (AALI) naik Rp 200 ke Rp 25.250 dan Adaro Energy (ADRO) menguat Rp 120 ke posisi Rp 1.960.
Saham Bumi Resources (BUMI) yang naik Rp 200 ke Rp 2.900, mendominasi perdagangan bursa. BUMI mencatatatkan nilai transaksi sebesar Rp2,288 triliun, atau 37,7% dari total perdagangan hari ini.
Sedangkan emiten-emiten yang melemah antara lain Mandom Indonesia (TCID) yang turun Rp200 ke 7.600, Rig Tender (RIGS) turun Rp 170 ke Rp 540, BCA (BBCA) turun Rp 125 ke Rp 4.850, Delta (DLTA) turun Rp 100 ke Rp 62.000, Bayan (BYAN) turun Rp 50 ke Rp 5.600, Semen Gresik (SMGR) turun Rp 50 ke Rp 7.650.
Penguatan IHSG didukung bursa-bursa regional Asia. Indeks Hang Seng naik 27,30 poin (0,12%) ke level 22.296,75, indeks Nikkei-225 naik 116,66 poin (1,09%) ke level 10.798,32. Indeks Straits Times naik 8,75 poin (0,30%) ke level 2.922,00 dan indeks KOSPI naik 11,81 poin (0,70%) ke level 1.695,26. [mdr]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Welcome All of You

Cari di Blog Ini