Arsip Blog

Kamis, 07 Januari 2010

iming-imink doank bah (23) : 070110

Saham BUMI Siap tembus Rp2.800
Kamis, 7 Januari 2010 - 12:41 wib
TEXT SIZE :
Candra Setya Santoso - Okezone

Foto: Koran SI
JAKARTA - Indeks harga saham gabungan (IHSG) dan sejumlah bursa di kawasan Asia Pasifik terpantau melemah sesi siang kali ini. Sejumlah investor merasa jenuh membeli sejumlah saham unggulan.

Terpantau, bursa regional cenderung bergerak melemah, antara lain indeks Nikkei 255 melemah 19,52 poin atau setara 0,18 persen ke posisi 10.711,93, indeks Hang Seng anjlok 46,56 poin ke posisi 22.370,11, indeks Taiwan Weighted jeblok 75,42 ke 8.252,20, dan indeks Seoul Composite terpangkas 14,59 poin ke level 1.690,73. Sementara itu, indeks Shanghai Composite di China naik 14,539 poin ke posisi 3.277,14.

"IHSG dan sejumlah saham regional pada perdagangan hari ini diperkirakan akan mengalami pelemahan. Pelemahan yang terjadis seiring dengan jenuh beli yang sedang terjadi di bursa kita," ujar analis Reliances Securities Gina Novrina Nasution, saat berbincang dengan okezone, di Jakarta, Kamis (7/1/2010).

Dijelaskannya, pergerakan IHSG melalui Williams % R yang bergerak ke bawah dan berpotensi keluar dari area jenuh beli mengindikasikan sinyal yang negatif. Selain itu Stochastic akan terjadi dead cross yang merupakan sinyal negatif untuk pergerakan IHSG perdagangan hari ini.

Sementara IHSG sesi siang anjlok dan menyentuh di bawah level 2.600. Terpantau, sejumlah saham unggulan melemah, karena aksi ambil untung (profit taking) sejumlah investor hingga siang ini. Sejumlah saham mengalami koreksi hingga siang ini, hanya saham sektor perkebunan terlihat menguat tajam 77,40 poin siang ini.

IHSG pada penutupan perdagangan Kamis (7/1/2010) siang ditutup anjlok 16,675 poin atau 0,64 persen ke posisi 2.586,622. Jakarta Islamic Indeks (JII) turun 1,417 poin ke posisi 430,488 dan indeks LQ45 terpangkas 3,540 ke posisi 509,668.

Sedangkan, saham sejuta umat PT Bumi Resources Tbk (BUMI) terkoreksi tipis ke level Rp2.725 per lembar sahamnya. "BUMI masih kuat di support Rp2.700 per lembar sahamnya dan resisten di Rp2.825 per lembar sahamnya," katanya.

Namun, secara teknikal, walaupun BUMI berada di area overbought indikator Williams % R tidak menutup kemungkinan bumi dapat menembus titik resistennya di level Rp2.825 per lembar sahamnya.

Pada perdagangan kemarin, saham BUMI ditutup menguat Rp75 atau setara 2,80 persen menjadi Rp2.750 dibandingkan sebelumnya di level Rp2.675. Harga tertingginya mencapai Rp2.800 dan terendahnya Rp2.675. Volume transaksi mencapai 620,2 juta unit saham senilai Rp1,6 triliun dan frekuensi 13.131 kali.(css)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Welcome All of You

Cari di Blog Ini