Arsip Blog

Rabu, 06 Januari 2010

LABA BERSIH lampaui konsensus, investor tunggu dividen ... neh: 060110

Rabu, 06/01/2010 00:00 WIB

Ekspektasi pajak angkat saham Bumi
Kinerja per September lampaui konsensus

oleh :

JAKARTA: Harga saham PT Bumi Resources Tbk melonjak 10,31% pada perdagangan kemarin ke level Rp2.675 per saham, karena ekspektasi perusahaan itu segera merampungkan persoalan pajak.



Laba perusahaan itu per September tahun lalu menurun 26,51% akibat pembayaran pajak US$173,46 juta.



Seorang analis dari broker asing mengatakan dengan adanya pembayaran pajak US$173,46 juta dan tambahan pembayaran pajak di muka senilai total US$212,65 juta pada periode 14 Desember-28 Desember, pelaku pasar memperkirakan persoalan pajak yang menghambat kenaikan harga saham Bumi segera tuntas.



"Di sisi lain, meski laba per September menurun, hal itu dinilai melampaui konsensus para analis," tuturnya kepada Bisnis kemarin.



Saham andalan Grup Bakrie tersebut kemarin ditutup ke level harga Rp2.675 atau naik Rp250 per unit. Kenaikan harian itu merupakan yang tertinggi dalam 2 pekan terakhir.



Empat broker pembeli bersih saham Bumi terbesar kemarin adalah asing yaitu Kim Eng Securities senilai Rp166,04 miliar, CLSA Indonesia Rp119,81 miliar, JP Morgan Securities Rp113,74 miliar, dan Macquaries Securities Rp105,92 miliar.



Analis PT NISP Sekuritas Bagus Hananto menambahkan laba bersih per September 2009 eksportir batu bara terbesar nasional itu berhasil melampaui estimasi analis.



Bloomberg menyebutkan estimasi median dari 13 analis atas laba bersih Bumi dalam 12 bulan 2009 mencapai US$412,61 juta. Perkiraan pendapatan raksasa batu bara itu US$3,22 miliar.



Tambahan US$52,39 juta



Pada akhir triwulan III/2009, laba bersih Bumi mencapai US$360,22 juta atau 87,30% dari konsensus analis selama setahun. Berarti, perusahaan itu hanya memerlukan tambahan US$52,39 juta pada triwulan IV untuk mencapai konsensus tersebut. Secara triwulan tahun lalu, Bumi bisa membukukan rata-rata laba bersih US$120,07 juta.



"Secara keseluruhan, kinerja keuangan perseroan selama 9 bulan 2009 masih seiring dengan ekspektasi," tutur Bagus.



Pendapatan perseroan per triwulan III yang turun 4,23% menjadi US$2,33 miliar dibandingkan dengan posisi per September 2008 sebesar US$2,43 miliar itu setara dengan 72,36% dari konsensus analis pada sepanjang tahun lalu.



Produksi batu bara Bumi, seperti dikutip oleh Bloomberg, naik 48% menjadi 17,5 juta ton pada triwulan III/2009, sedangkan volume penjualan tumbuh 24% menjadi 15,5 juta ton.



"Laba bersih Bumi melampaui konsensus. Operasional perusahaan itu berjalan lancar. Biaya produksi turun menjadi US$28,23 per ton pada triwulan III tahun lalu dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya US$38,95 per ton," ujar analis PT Samuel Sekuritas Christine Salim.

(arif.gunawan@bisnis.co.id/wisnu.wijaya@bisnis.co.id)



Oleh Arif Gunawan S. & Wisnu Wijaya

Bisnis Indonesia

bisnis.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Welcome All of You

Cari di Blog Ini