Arsip Blog

Jumat, 08 Januari 2010

bumi maseh EUFORIA tukh ... 080110

08/01/2010 - 12:40
IHSG Siang
Bumi-Komoditas Pimpin Rebound Bursa
Ahmad Munjin


INILAH.COM, Jakarta – Tengah sesi akhir pekan ini, IHSG berhasil mencatatkan rebound. Penguatan saham BUMI memimpin naiknya saham grup Bakrie dan saham komoditas lainnya.

Pada perdagangan Jumat (8/1) sesi siang, IHSG naik 16,98 poin (0,65%) ke level 2.603,875. Indeks saham unggulan LQ 45 juga naik 3,778 poin (0,74%) ke level 513,224.

Perdagangan di Bursa Efek Indonesia cukup ramai, dimana volume transaksi tercatat 4,223 miliar lembar saham, senilai Rp 3,585 triliun dan frekuensi 60.514 kali. Sebanyak 87 saham naik, 52 saham turun dan 70 saham stagnan.

Hampir semua sektor menguat, kecuali sektor aneka industri. Sedangkan saham komoditas memimpin penguatan, dimana tambang naik 2,4%, perkebunan naik 1,3%, perdagangan naik 1,1%, konsumsi 0,6% serta properti dan infrastruktur 0,5%. Demikian pula sektor industri dasar yang naik 0,3%, manufaktur naik 0,2% dan finansial 0,1%.

Saham sektor komoditas menguat seiring tren kenaikan harga minyak mentah dunia menembus US$80 per barel. Hal ini disebabkan meningkatnya permintaan energi selama musim dingin dan pelemahan dolar AS terhadap mata uang lainnya.

Saham berbasis komoditas yang menguat antara lain Astra Agro (AALI) naik Rp 250 ke Rp 25.300, Bukit Asam (PTBA) naik Rp 200 ke Rp 18.450, dan Indo Tambang (ITMG) naik Rp 150 ke Rp 32.750.
Penguatan saham Bumi Resources (BUMI) naik Rp 225 (8,33%) ke Rp 2.925, juga mendukung kenaikan saham grup Bakrie lainnya. PT Bakrie & Brothers (BNBR) naik 3,4% ke Rp92, PT Bakrie Telecom (BTEL) naik 1,9% ke Rp159, PT Bakrieland Development (ELTY) menguat 4,5% ke Rp23 dan PT Bakrie Sumatra Plantation (UNSP) naik 3,1% ke Rp660.
Pergerakan IHSG hingga penutupan sore nanti diperkirakan nanti tetap menguat. Penggerak kenaikan bursa dipicu saham-saham di grup Bakrie, terutama PT Bumi Resources (BUMI). “IHSG  akan mengarah ke level resistance 2.620 dan 2.570 sebagai level support-nya,” kata kepala riset e-Trading Securities Suryadi Candra Kasih kepada INILAH.COM, di Jakarta, Jumat (8/1).

Menurutnya, investor optimistis atas BUMI, seiring meredanya sentimen negatif dari utang pajak perseroan. Hal ini diketahui setelah rilisnya laporan keuangan kuartal tiga 2009 pekan ini.
“Pelaku pasar mencermati laporan keuangan BUMI pada kuartal tiga dengan pembayaran pajak yang sangat besar,”ujarnya.
Kendati demikian, Suryadi menilai, kenaikan harga minyak ke level US$82 per barel , tidak signifikan mengangkat indeks, karena imbasnya baru terasa dalam jangka panjang.
Meski BUMI menjadi penggerak bursa, namun emiten ini sudah naik terlalu tinggi. Sehingga ia tidak merekomendasikan BUMI. Beberapa saham pilihannya adalah PT Kawasan Industri Jababeka (KIJA), PT Energi Mega Persada (ENRG), dan PT Delta Dunia Petroindo (DOID) yang masih memiliki ruang untuk menguat. “Saya rekomendasikan buy baik shortmiddle, maupun long term untuk saham-saham tersebut,” pungkasnya.
Penguatan IHSG siang ini didukung positifnya bursa regional Asia. Indeks Hang Seng naik 69,15 poin (0,31%) ke level 22.338,60, indeks Nikkei-225 naik 71,58 poin (0,67%) ke level 10.753,24, indeks Straits Times naik 0,33 poin (0,01%) ke level 2.913,58. Hanya indeks KOSPI yang melemah 6,35 poin (0,38%) ke level 1.677,10. [ast/mdr]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Welcome All of You

Cari di Blog Ini