Arsip Blog

Jumat, 26 Maret 2010

rekomendasi Reuters @bumi : 260310

http://www.reuters.com/finance/stocks/overview?symbol=BUMI.JK tukh liat sendiri rekomendasi Reuters untuk bumi ...
26/03/2010 - 09:59
Willy Sanjaya
BUMI Murah, Saatnya Beli

INILAH.COM, Jakarta – Jumat (26/3) akhir pekan ini, saham PT Bumi Resources (BUMI) diprediksikan menguat seiring harganya yang sudah sangat murah. Beli di level support untuk BUMI!

Pengamat pasar modal, Willy Sanjaya mengatakan, salah satu potensi penguatan saham BUMI hari ini dipicu oleh pergerakan harganya yang sudah mengalami jenuh jual. Karena itu, pelemahan saham BUMI akan terhenti dan kembali balik arah menguat.

“BUMI hari ini berpeluang mengarah ke level resistance Rp2.500 dan Rp2.175 sebagai level support-nya,” katanya kepada INILAH.COM, di Jakarta, Kamis (25/3).

Pada perdagangan kemarin, saham BUMI ditutup melemah Rp50 (2,17%) menjadi Rp2.250 dengan intraday Rp2.325 dan Rp2.250. Volume transaksi mencapai 127,9 juta unit saham senilai Rp291,9 miliar dan frekuensi 3.896 kali. Berikut wawancara lengkapnya.

Bagaimana Anda memperkirakan pergerakan saham BUMI akhir pekan ini?

Saya yakin kecenderungan saham ini untuk menguat masih terbuka lebar. Sebab, harganya sudah sangat murah mendekati level support Rp2.175. Karena itu, salah satu alasan penguatan saham BUMI hari ini dipicu oleh faktor teknikal. Valuasi BUMI saat ini sudah mengalami jenuh jual. Karena itu, pelemahan saham BUMI akan terhenti dan kembali balik arah menguat.

Akan bergerak di kisaran berapa?

BUMI hari ini berpeluang mengarah ke level resistance Rp2.500 dan Rp2.175 sebagai level support-nya. Sebab, bertahannya harga minyak mentah dunia di atas level US$80 per barel dan penguatan harga batubara ke level US$95 per metrik ton di Newcastle juga masih cukup kuat untuk menopang penguatan BUMI.

Bagaimana dengan kisruh pajak yang berujung pada pencekalan Direktur Keuangan BUMI, Eddie J Soebari?

Saya akui saham BUMI saat ini sedang mengalami dilema. Hal ini dipicu oleh persoalan pajak perseroan dan simpang siurnya berita terkait Direktur Keuangan BUMI, Eddie J Soebari yang ditetapkan sebagai tersangka penggelapan pajak PT Bumi Resources (BUMI). Ini menjadi dilema bagi pemegang saham.

Di sisi lan, pihak manajemen BUMI mengklaim hingga saat ini belum menerima pemberitahuan terkait pemberitaan yang menyatakan Direktur Keuangan perseroan Eddie J Soebari yang ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus pidana pajak. Karena itu, pergerakan BUMI pun menjadi anomali. Pada saat market menguat tajam hingga tembus level Rp2.800, saham BUMI justru mengalami penurunan. BUMI justru berlawanan arah dengan laju indeks.

Pihak manajemen sendiri sudah menyampaikan, sampai saat ini belum ada informasi atau kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi kelangsungan hidup perseroan, serta dapat mempengaruhi harga saham perseroan untuk diumumkan kepada publik.

Lantas, apa rekomendasi Anda?

Saya rekomendasikan beli BUMI di level support (buy on weakness). [jin/ast]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Welcome All of You

Cari di Blog Ini