Arsip Blog

Senin, 08 Maret 2010

imink-iming DOANK (40) ... 080310

08/03/2010 - 10:01
Irwan Ibrahim
Target BUMI Rp3.200 Akhir Maret Ini


(istimewa)
INILAH.COM, Jakarta – Saham PT Bumi Resources (BUMI), Senin (8/3) diprediksikan menguat. Salah satunya karena membesarnya permintaan batubara dari India. Long term buy BUMI!

Pengamat pasar modal, Irwan Ibrahim mengatakan potensi penguatan saham BUMI hari ini salah satunya dipicu oleh faktor besarnya permintaan batubara dari India. Negara itu, merestrukturisasi pabrik-pabriknya dengan mengkonversi energi lain ke batubara. Akibatnya, harga batubara pun terdongkrak yang saat ini sudah naik ke level US$96,43 di Newcastle.

Batubara merupakan core bisnis PT Bumi Resources. “Karena itu, BUMI akan menembus level resistance Rp2.500 dan Rp2.700 untuk pekan ini. Sedangkan support kuatnya ada di level Rp2.350,” katanya kepada Ahmad Munjin dari INILAH.COM, di Jakarta.

Akhir pekan lalu, Jumat (5/3) saham BUMI ditutup menguat Rp25 (1,05%) menjadi Rp2.400 dengan intraday Rp2.425 dan Rp2.350. Volume transaksi mencapai 112,1 juta unit saham senilai Rp267,9 miliar dan frekuensi 3.237 kali. Berikut wawancara lengkapnya.

Setelah empat hari menguat, apakah BUMI masih potensial menguat awal pekan ini?

Masih potensial naik salah satunya karena faktor penguatan harga minyak mentah dunia ke level US$81,79 per barel . Hal ini dipicu oleh pelemahan dolar AS terhadap euro (mata uang gabungan negara-negara Eropa). Harga minyak otomatis mendongkrak harga batubara yang saat ini berada di level US$96,43 di Newcastle. Batubara merupakan core bisnis dari PT Bumi Resources.

Akan bergerak di kisaran berapa?

BUMI akan menembus level resistance Rp2.500 dan Rp2.700 untuk pekan ini. Sedangkan support kuatnya ada di level Rp2.350.

Seberapa besar potensi penguatan harga batubara?

Sangat signifikan. Sebab, selain faktor harga minyak, kenaikan harga batubara juga ditopang oleh besarnya demand terutama dari India. Pengaruhnya pun sangat positif bagi pergerakan saham BUMI. Pasalnya, perusahaan-perusahaan invesment manager India memburu saham-saham di sektor energi termasuk BUMI.

Apa yang memicu India berburu saham komoditas

Karena restrukturisasi pabrik-pabrik di negara itu. Mereka melakukan konversi energi dari listrik dan minyak ke batubara. Karena itu, selan faktor penguatan harga minyak, batubara berpeluang naik pesat akibat naiknya permintaan dari India itu.Investor dari India sangat agresif melakukan ekspansi di sektor batubara. Para invstment manager pun gencar melakukan akuisisi perusahaan-perusahaan di sektor batubara baik di AS maupun di Afrika Selatan. Intinya, investment manager dari India menjadi sentimen positif bagi saham-saham di sektor pertambangan batubara.

Dari sisi permintaan batubara, India juga sangat signifikan dan dari sisi permintaan saham di market pun sangat menentukan. Faktor lain, penguatan batubara juga sejalan dengan koreksi dolar AS, para hedge fund melakukan lindung nilai pada komoditas sehingga harganya juga langsung terdongkrak.

Bagaimana dengan sentimen market?

Market pun hari ini berpeluang melaju positif sehingga menjadi sentimen yang kondusif bagi pergerakan saham BUMI. Sebab, setelah lama pasar diwarnai faktor politik, karena selama tiga bulan kinerja Pansus, saat ini pasar akan mengabaikannya.

Lantas, apa rekomendasi Anda?

Saya rekomendasikan long term buy BUMI. Sebab, potensi penguatan saham ini juga dipicu oleh road show perseroan ke AS, Eropa, dan Jepang yang menstimulus asing melakuakan pembelian di saham ini. Saya targetkan Rp3.200 hingga akhir Maret ini. [jin/ast]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Welcome All of You

Cari di Blog Ini