Arsip Blog

Selasa, 02 Maret 2010

ayo berTAMBANK dah ... 020310

02/03/2010 - 06:47
Prediksi IHSG
Andalkan Saham Sektor Tambang
Natascha & Vina Ramitha


(inilah.com/Wirasatria)
INILAH.COM, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Selasa (2/3) masih akan menguat, diuntungkan kenaikan harga minyak. Koleksi saham komoditas seperti ADRO, ANTM, INCO, PGAS.

Pengamat pasar modal dari Bumiputera Capital Ridwan Noviyanto mengatakan, pasar saat ini cenderung wait and see, seolah tidak memperdulikan data-data fundamental. Namun, ada perburuan pada saham komoditas yang diperkirakan akan menjangkau indeks. “Indeks masih berpotensi menguat tipis hari ini,”ujarnya kepada INILAH.COM, Senin (1/3) kemarin.

Menurutnya, potensi penguatan bursa dipicu saham komoditas, seiring kenaikan harga minyak mentah menembus US$80 per barel. Hal ini menyusul data-data perekonomian AS dan China yang di atas ekspektasi. Pasar pun berspekulasi perbaikan ekonomi di kedua negara ini sedang berlangsung, berlanjut pada pulihnya permintaan, terutama energi. “Ini memicu kenaikan harga minyak dan komoditas lainnya,” lanjut Ridwan.

Sementara di dalam negeri, imbuh Ridwan, data inflasi yang di bawah ekspektasi menyebabkan Bank Indonesia (BI) tidak terburu-buru menaikkan suku bunga dalam waktu dekat. Laporan keuangan sejumlah emiten tambang yang akan dirilis, juga dinilai pas dengan kenaikan harga minyak. Juga fakta bahwa emiten energi naik signifikan pada 2009. “Terutama setelah setahun sebelumnya mengalami kontraksi karena harga komoditas anjlok,” sambungnya.

Di tengah kondisi seperti ini, Ridwan merekomendasikan saham-saham komoditas energi. Seperti PT Adaro Energy (ADRO), PT Aneka Tambang (ANTM), PT International Nickel Indonesia (INCO), dan PT Gas Indonesia (PGAS). “Trading harian saja sambil antisipasi laporan keuangan,” pungkasnya.

Pada perdagangan Senin (1/3), IHSG ditutup menguat tipis 5,641 poin (0,22%) ke level 2.554,674. Perdagangan di Bursa Efek Indonesia cukup ramai, dimana volume transaksi tercatat 2,724 miliar lembar saham senilai Rp2,797 triliun dan frekuensi 60.718 kali. Sebanyak 74 saham naik, 97 saham turun dan 80 saham stagnan.

Beberapa emiten sektor konsumis dan aneka industri yang menguat antara lain PT Delta Djakarta (DLTA) naik Rp1.500 ke Rp72.000, PT Gudang Garam (GGRM) menguat Rp1.050 ke Rp27.100, PT Astra International (ASII) terangkat Rp600 ke Rp36.850, dan PT Astra Otoparts (AUTO) naik Rp300 ke Rp6.700. Demikian pula saham tambang PT Indo Tambang (ITMG) yang menguat Rp550 ke Rp32.150, dan PT Bukit Asam (PTBA) naik Rp200 ke Rp15.800.

Sedangkan emiten-emiten yang melemah antara lain PT Bir Bintang (MLBI) turun Rp500 ke Rp156.500, PT Astra Agro (AALI) melemah Rp300 ke Rp23.900, PT Indocement (INTP) drop Rp150 ke Rp13.550, PT Telkom (TLKM ) terkoreksi Rp150 ke Rp8.150, PT Bumi Resources (BUMI)  BUMI  turun Rp 75 ke Rp 2.175, dan PT Bank Central Asia (BBCA) turun Rp 75 ke Rp 4.800. [ast/mdr]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Welcome All of You

Cari di Blog Ini