Arsip Blog

Sabtu, 31 Oktober 2009

sinetron badut: eksekutif @ nnt ...

Sabtu, 31/10/2009 16:41 WIB
Pemerintah Tak Pernah Minta Multi Capital Mundur Beli Newmont
Whery Enggo Prayogi - detikFinance


Foto: Tambang Newmont Jakarta - Direktur Jenderal Mineral Batubara dan Panas Bumi Bambang Setiawan mengatakan dirinya tidak pernah meminta PT Daerah Multi Capital sebagai partner Pemda NTB mundur dari pembelian saham divestasi PT Newmont Nusa Tenggara (NNT).

Bambang hanya mengingatkan Multi Capital harus menanggung setiap risiko yang ada nantinya.

Dia menjelaskan, ada pernyataan yang mengusulkan penambahan persyaratan dari Pemda dan Multi Capital, jika Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Newmont nantinya ada masalah dengan salah satu stakeholder -nya, maka mereka tidak ikut terlibat.

"Ini kan nanti jadi risiko bagi Pemda dan Multi Capital," ujar Bambang di kantor Menko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Sabtu (31/10/2009).

Menurutnya, usulan penambahan persyaratan tersebut sebaiknya tidak masuk dalam perjanjian baru. "Kalau memang Pemda tahu bahwa itu beresiko, ya nggak usah dibuat persyaratan lagi. Bukan soal duitnya," tegas Bambang.

Ia menambahkan, jika ingin memiliki sebagian saham NNT maka pihak pembeli tentu akan melihat atau mempelajarinya. "Jika ada risiko enggak usah masuk. Itu bukan soal duit," katanya.

Lanjut Bambang, ini hanya persyaratan dari kedua belak pihak saja. Namun beberapa waktu lalu keduanya telah sepakat untuk meniadakan semua permintaan masing-masing.

"Tolong dikoreksi, saya tidak pernah bilang kalau Multi Capital enggak ada duit, dan enggak usah masuk beli Newmont. Yang saya bilang, kalau Pemda mau beli, ada risikonya. Tetapi kalau anda bisa menanggulangi risiko itu ya silakan masuk," katanya.

"Intinya semua permintaan sudah di-drop , harga sudah turun dan keduanya siap melakukan transaksi akhir," imbuhnya.

Bambang optimis, perjanjian divestasi akan selesai sesuai jadwal, yaitu pada 12 November 2009. "Sekarang everything's gonna be all right ," tutupnya. (wep/dnl)
31/10/2009 - 12:19
Bambang Bantah Minta Multicapital Mundur Beli Newmont
Makarius Paru


(Istimewa)
INILAH.COM, Jakarta - Direktur Jenderal Mineral Batubara dan Panas Bumi Bambang Setiawan menegaskan dirinya tidak pernah meminta kalau Multi Capital mundur dari pembelian Newmont.

"Kan ada statement, usulan dari Pemda (NTB) dan Multicapital (anak usaha Bumi Resources (BUMI), kalau misalnya nanti anggaran dasar, anggaran rumah tangganya Newmont ada masalah dengan salah satu stakeholdernya, ini kan nanti bisa jadi risiko bagi Pemda dan Multicapital. Soal itu, saya minta kalau persyaratan itu nggak usah masuk. Kalau memang Pemda tahu bahwa itu berisiko, ya nggak usah dibuat persyaratan lagi. Jadi bukan soal duitnya. Kita kan mau beli kan lihat, oh ini ada risiko nggak. kalau ada nggak usah masuk. Itu bukan soal duit," kata Bambang usai mengikuti rapat koordinasi ekonomi di Gedung Menko Perekonomian Sabtu (31/10).

Jadi, lanjutnya itu bukan soal duitnya, tapi hanya persyaratan mereka saja. Namun pada pertemuan kemarin kedua belah pihak sudah sepakat untuk drop semua permintaan masing-masing.

"Tolong dikoreksi saya tidak pernah bilang, kalau Multicapital nggak ada duit, nggak usah masuk beli Newmont. Yang saya bilang kalau Pemda mau beli ada risikonya, itu mundur saja. Tetapi kalau bisa menanggulangi risiko itu, ya silahkan masuk," katanya.

Intinya, tegasnya, semua permintaan sudah didrop, harga sudah turun dan keduanya siap melakukan transaksi akhir. "Saya optimis bisa selesai sesuai shcedule 12 November nanti. Sekarang semuanya baik-baik saja," ujarnya. [cms]

31/10/2009 - 10:25
Soal Newmont, Menkeu Masih Tetap Tutup Mulut
Makarius Paru

Sri Mulyani
(inilah.com/ Wirasatria)
INILAH.COM, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani masih belum mau angkat biacar seputar penyelesaian divestasi 14% saham Newmont.

Ketika ditanya usai menghadiri rapat kordinasi ekonomi di Gedung Menko Perekonomian, Sri enggan berkomentar terkait penyelesaian divestasi Newmont dan berlalu memasuki mobilnya.

Sementara itu Menteri Kordinator Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan soal divestasi 14 persen segera akan diselesaikan. "Minggu depan segera kita selesaikan," kata Hatta Rajasa.

Tambahnya, pokoknya pekan depan akan dibahas bersama Menkeu dan Menteri ESDM. Sementara ditanya apakah pemerintah sudah menyiapkan dana untuk membeli saham tersebut, Hatta belum bisa memastikannya. "Nanti lah, kami akan bicarakan dulu," ujarnya. [cms]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Welcome All of You

Cari di Blog Ini