Arsip Blog

Kamis, 29 Oktober 2009

akhirnya bumi MANTUL NAEK juga : 291009

29/10/2009 - 17:44

Penutupan IHSG
Bakrie & Astra Tahan Koreksi
Asteria

INILAH.COM, Jakarta – Koreksi lanjutan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhirnya berhasil tertahan, seiringrebound-nya penguatan saham grup Bakrie, grup Astra dan saham unggulan lainnya.

Pada perdagangan Kamis (29/10), IHSG ditutup melemah 11,281 poin (0,48%) ke level 2.344,033, setelah sempat anjlok hingga 5,35%. Indeks saham unggulan LQ45 turun 0,45% ke level 459.69 dan indeks JII turun 0,32% menjadi 380.02.

Bursa saham Indonesia sejak dibuka, langsung anjlok sebesar 3,74% ke level 2.267 dan terus bergerak di teritori negatif hingga sesi siang bertengger di angka 2.285. Namun, penguatan beberapa saham di sesi dua berhasil menahan koreksi indeks lebih dalam. IHSG pun ditutup di level 2.344.

Seorang pengamat pasar modal mengatakan, aksi panic selling di lantai bursa akhirnya mereda dan IHSG berhasil menguat. Hal ini terjadi di tengah berbagai sentimen negatif, seperti memburuknya bursa regional Asia dan Wall Street serta anjloknya harga minyak mentah dunia ke level US$77 per barel.

“Para pelaku pasar kembali melakukan aksi beli, setelah bursa terkoreksi cukup dalam. Mereka menilai harga saham sudah cukup murah, sehingga berani masuk pasar,”ujarnya.

Kondisi fundamental ekonomi Indonesia yang masih cukup kokoh serta penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, memberi sentimen positif bagi bursa. Apalagi bursa Eropa sore ini dibuka langsung menguat. “Tren harga komoditas yang beranjak naik pun membawa kenaikan bagi saham berbasis sumbedr daya alam ini,”paparnya.

Perdagangan di lantai bursa mencatat volume transaksi sebesar 7.278 juta lembar saham, senilai Rp 6,299 triliun, dengan frekuensi 124.047 kali. Sebanyak 89 saham terpantau naik, 109 turun dan 58 stagnan.

Sektor infrastruktur memimpin pelemahan bursa dengan anjlok 1,06%, disusul sector perdagangan , konsumsi dan finansial yang turun 0,9%. Kemudian sektor tambang yang melemah 0,3% dan manufaktur yang turun 0,1%. Sedangkan beberapa sektor yang terpantau berhasil menguat antara lain perkebunan, properti, industri dasar dan aneka industri.

Penguatan saham grup Bakrie yang dipimpin PT Bumi Resources (BUMI), berhasil menahan koreksi bursa. BUMI ditutup naik Rp75 (3,13%) menjadi Rp 2.475, PT Bakrieland Development (ELTY) naik Rp10 (3,7%) menjadi Rp 280, PT Energi Mega Persada (ENRG) naik Rp30 (12,24%) menjadi Rp 275, PT Darma Henwa (DEWA) naik Rp14 (8,97%) menjadi Rp 170, PT Bakrie Sumatra Plantation (UNSP) naik Rp10 ke Rp710 dan PT Bakrie & Brothers (BNBR) naik Rp5 (5,21%) menjadi Rp 101.

Beberapa emiten lain yang melemah terbesar antara lain PT Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 1.050 menjadi Rp 20.850, United Tractor (UNTR) turun Rp 450 menjadi Rp 14.750, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) turun Rp 150 menjadi Rp 7.150, Indocement Tunggal Prakarsa (INTP.JIK) turun Rp 200 menjadi Rp 10.200, Telkom (TLKM) turun Rp 100 menjadi Rp 8.250.

Sedangkan emiten-emiten yang menguat antara lain PT Astra Agro Lestari (AALI) naik 400 ke level Rp 22.000, PT Sampoerna Agro (SGRO) menguat Rp 200 menjadi Rp 6.650, PT Semen Gresik (SMGR) naik Rp200 menjadi Rp 6.650, Astra International (ASII) naik Rp 50 menjadi Rp 32.000, Bank Mandiri (BMRI,JK) naik Rp 50 menjadi Rp 4.575, PT TB Bukit Asam (PTBA) naik Rp 50 menjadi Rp 14.800.

Sore ini, bursa regional juga bergerak negatif. Indeks Komposit Shanghai tercatat turun 70,86 poin (2,34%) ke level 2.960,47, indeks Hang Seng turun 496,59 (2,28%) ke level 21.264,99, indeks KOSPI turun 23,86 poin (1,48%) ke level 1.585,85 dan Straits Times terkoreksi 13,89 poin (0,52%) di posisi 2.635,09. Bahkan bursa Jepang untuk pertama kalinya turun di bawah level 10.000 sejak beberapa pekan terakhir. Indeks Nikkei 225 melemah 183,95 poin (1,83%) menjadi 9.891,10. [mdr]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Welcome All of You

Cari di Blog Ini