Arsip Blog

Rabu, 28 Oktober 2009

blood in the streets, I'M LUCKY TO SUCK IT

Rabu, 28/10/2009 16:09 WIB
IHSG sore turun 2,88%, terbesar di Asia dan Eropa
oleh : Berliana Elisabeth S.


JAKARTA (Bisnis.com): Aksi jual landa bursa domestik sehingga indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia pada penutupan sesi II sore ini jeblok hingga sempat minus 3% lebih, namun akhirnya ditutup minus 2,88% atau 69,88 poin menjadi 2.355,31. Penurunan IHSG merupakan yang terparah di kawasan regional.

Indeks Bisnis-27 juga terpangkas 2,66% menjadi 216,05. Seluruh indeks sektoral di BEI sore ini terpangkas dipimpin sektor tambang, industri dasar dan properti.

Top losers sore ini dicatat saham Energi Mega Persada (ENRG) menyelam 14,04% menjadi Rp245, BMTR minus 12,50% menjadi Rp210, Darma Henwa (DEWA) minus 11,36% menjadi Rp156 dan Truba (TRUB) terpangkas 11,36% menjadi Rp117.

Investor banyak melepas saham-saham unggulan terutama saham Grup Bakrie, sehingga saham grup ini sebagai tercatat sebagai top volume yakni BNBR, BUMI, ELTY dan ENRG.

Saham Bumi Resources (BUMI) juga tercatat sebagai saham teraktif diperdagangkan dan menjadi saham top value yakni Rp1,29 triliun dengan harga minus 5,88% menjadi Rp2.400, level terendahnya sejak 30 Juli 2009 yang saat di level Rp2.425. Transaksi BUMI berkontribusi 29% dari total nilai transaksi di BEI sore ini yakni Rp4,47 triliun dengan volume 11,61 miliar saham.

Indeks saham di kawasan regional Asia juga Eropa sore ini mayoritas terpangkas. Indeks MSCI Asia Pacific turun 1,2% hari ini setelah keuntungan Canon lebih rendah dan National Australia Bank Ltd membukukan kerugian sehingga meningkatkan kekhawatiran mengenai pemulihan ekonomi global.

Indeks Nikkei Jepang minus 1,35%, Hang Seng Hong Kong minus 1,84%, Shanghai China naik 0,33%, Taiex Taiwan minus 1,61%, Kospi Korsel minus 2,41%, S&P/ASX Australian minus 1,44%, Strait Times Singapura minus 1,35%, KLCI Malaysia minus 0,91% dan NZX Selandia Baru naik 0,32%.

Indeks saham di Eropa juga terpangkas. DJStoxx Eropa minus 0,69%, FTSE 100 London minus 0,65%, CAC Prancis minus 0,85% dan DAX Jerman minus 0,62%.

Rupiah sore ini terpangkas 115 poin menjadi Rp9.590 per dolar AS setelah sesaat sebelum penutupan pasar modal domestik menyentuh level Rp9.638, level terendahnya sejak 2 Oktober yang saat itu bertengger di level 9.640.

Minyak mentah untuk kontrak Desember di New York Mercantile Exchange sore ini terkoreksi 0,67% menjadi Rp79,02 per barel.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Welcome All of You

Cari di Blog Ini