Arsip Blog

Kamis, 11 Februari 2010

bumi on the rebounding trend ... 110210

11/02/2010 - 08:40
BUMI Berpotensi Rebound

INILAH.COM, Jakarta - Saham Bumi Resources (BUMI) masih cenderung melemah walaupun 2 hari turun terus. Disarankan spekulative buy dengan support di 2.200 dengan potensi rebound hari ketiga.

Seorang analis mengatakan posisi BUMI saat ini sudah cukup oversold dari stokastik maupun dari bollinger band, namun belum menunjukan signal reversal yang kuat, atau posisi saat ini BUMI masih cenderung melemah.

"Dari bollinger band sih, BUMI sudah 2 hari berturut – turut di bawah Bollinger band, biasanya hari ketiga (hari ini) bisa rebound atau masih ada 1 candle lagi di bawah bollinger band," katanya Rabu (11/2).

Namun BUMI masih berpotensi turun atau masih bisa turun lagi dari posisi sekarang. Begitu pula dari stokastik slow. Dari MACD pun BUMI Masih cenderung ke bawah,

Namun kalau dari long rerm uptrend line BUMI, maka ditemukan Support BUMI adalah 2.200 sebagai signal spekulative buy. "Mulai masuk sedikit dulu, kalau naik dan dari signal TA lain mulai menunjukan signal reversal ke atas, maka baru nambah posisi. Jadi hari ini kita menunggu saja, apakah BUMI akan sampai ke 2200 (posisi beli), meskipun posisi terbaik untuk beli di 2000-2100," paparnya. [hid]
12/02/2010 - 10:04
Aji Martono
BUMI Tetap Menjanjikan ‘Gain’


(Inilah.com/Agung Rajasa)
INILAH.COM, Jakarta – Saham BUMI, pada Jumat (12/2) diprediksikan bergerak dalam kisaran trading. Namun, dari sisi bisnis, saham ini tetap menjanjikan ‘gain’. Akumulasi beli untuk BUMI!

Aji Martono, technical analyst PT Indomitra Securities mengatakan laju saham PT Bumi Resources (BUMI) di kisaran trading hari ini karena tarik menarik antara aksi jual dan beli. Tapi, secara teknis, bisnis BUMI masih sangat menjanjikan sehingga memicu penguatan saham ini lebih lanjut.

“BUMI akan bergerak dalam kisaran resistance Rp2.425 dan Rp2.150 sebagai support-nya,” katanya kepada Ahmad Munjin dari INILAH.COM, di Jakarta.

Pada perdagangan Kamis (11/2), saham BUMI ditutup melemah Rp25 (1,11%) menjadi Rp2.225 dengan intraday Rp2.300 dan Rp2.150. Sedangkan volume transaksi mencapai 223,06 juta unit saham senilai Rp494,5 miliar dan frekuensi 6.981 kali. Berikut wawancara lengkapnya.

Bagaimana Anda memperkirakan pergerakan saham BUMI akhir pekan ini?

Saya rasa BUMI akan bergerak di kisaran trading. Sebab, di satu sisi saham ini sudah mendekati level support di angka Rp2.150 karena pelaku pasar melakukan aksi jual. Tapi di sisi yang lain ada juga yang justru mengambil posisi dengan akumulasi beli. Investor juga akan kembali melakukan akumulasi beli atas BUMI setelah melakukan aksi profit taking.

Akan bergerak di kisaran berapa?

Dalam kisaran resistance Rp2.425 dan Rp2.150 sebagai support-nya.

Peluang penguatan lebih jauh?

Ada. Karena, dipicu oleh peluang positifnya pergerakan indeks hari ini. BUMI akan terpicu untuk menguat. Sebab, investor secara perlahan sudah mulai mengakumulasi saham ini. Dari sisi harga komoditas pun di mana harga minyak dunia menguat kembali ke level US$75 per barel , akan menjadi sentimen positif untuk sektor komoditas terutama pertambangan termasuk BUMI.

Tapi, jika melihat besarnya tekanan jual atas BUMI kemarin, saham ini agak sulit untuk mencapai titik resistance-nya. Meskipun, tidak menutup kemungkinan BUMI bisa menembus level resistance-nya pada perdagangan hari ini. Menurut saya sih, BUMI kecenderungannya akan bergerak dalam kisaran trading antara level support dan resistance-nya.

Mencuatnya kasus pajak di Grup Bakrie, apakah masih menjadi tekanan bagi BUMI?

Itu sudah jadi rahasia umum. Sebab, memanasnya kondisi politik dalam negeri terkait juga dengan finalisasi skandal Bank Century oleh Pansus DPR. Bersamaan dengan itu, isu tunggakan pajak Grup Bakrie juga mencuat. Itulah yang menyebabkan para trader melakukan aksi profit taking di saham-saham Grup Bakrie terlebih dahulu.

Tapi, secara teknis, bisnis BUMI masih sangat menjanjikan sehingga memicu penguatan saham ini lebih lanjut. Setelah koreksi, investor akan melakukan akumulasi atas saham ini sehingga cenderung menguat dan menjanjikan gain.

Meskipun, ada juga pelaku pasar yang melakukan pola trading di kisaran support-resistance tadi. Para trader bermain dengan memperhatikan penawaran dan penjualan yang terjadi. Sebab, saham ini merupakan saham yang paling diminati hampir oleh seluruh investor.

Rekomendasi Anda?

Saya sarankan akumulasi beli untuk BUMI. [jin/ast]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Welcome All of You

Cari di Blog Ini