Rabu, 07 April 2010

15 T uda kebayank, tukh, bumi ...070410

.... 15 T itu berarti hampir 0,5 X lipat PENDAPATAN 2009 yang di $3,2M untuk bumi ... padahal kocek bumi maseh akan disesaki oleh hasil usaha di luar kpc, termasuk NNT, herald, dkk ... bayangin dah ...

Bumi raup Rp15 triliun dari Jepang

JAKARTA: PT Bumi Resources Tbk berpotensi meraup pendapatan dari pasar Jepang senilai US$1,66 miliar atau sekitar Rp15,6 triliun pada tahun ini, menyusul kenaikan harga jual produknya sebesar 40%.
Perseroan berhasil mendongkrak harga kontrak penjualan batu bara ke pembeli di Negeri Matahari Terbit itu menjadi US$104 per ton mulai April 2010-Maret 2011, dari harga kontrak sebelumnya US$67 per ton.

Mengiringi kabar tersebut, harga saham perseroan berkode BUMI itu kemarin menguat 10,87% (Rp250 per saham) ke level penutupan Rp2.550. Kenaikan itu merupakan yang tertinggi sejak 5 Januari 2010.

Senior Vice President, Investor Relations Corporate Communications Bumi Dileep Srivastava mengatakan posisi harga yang baru tersebut merupakan rekor tertinggi sejak perseroan menikmati bullish sektor batu bara pada 2008.

"Kami berharap itu menjadi acuan harga jual pada tahun ini," tuturnya dalam keterangan resmi, kemarin.

Harga kontrak tersebut, lanjutnya, ditetapkan untuk produk batu bara thermal 6700 GAD yang setara dengan 6322 GAR. Batu bara yang dijual ke Jepang berasal dari tambang anak usahanya yakni PT Kaltim Prima Coal (KPC).

Analis PT Phillip Securities Arief Budiman menilai jika perseroan berhasil merealisasikan penjualan di pasar Jepang dengan harga tersebut, akan ada potensi pendapatan senilai US$1,66 miliar mengingat pasar Jepang menyumbang 25% total penjualan Bumi.

Berdasarkan target volume penjualan Bumi tahun ini 64 juta ton, penjualan ke Jepang tersebut mencapai 16 juta. Dengan asumsi harga US$104 per ton, penjualan ke negara itu akan memicu pendapatan US$1,66 miliar.

Oleh Arif Gunawan S.
Bisnis Indonesia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Welcome All of You

Cari di Blog Ini